(24)IDENTIFIKASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR

IDENTIFIKASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR

Aisyah1, Karma Iswasta Eka2, Cicih Wiarsih3

Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRAK

Membaca merupakan kegiatan menerjemahkan lambang yang tertulis sehingga memiliki makna bagi pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan kesulitan membaca yang dialami siswa kelas II SD BP dalam membaca permulaan; 2) Mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi siswa kelas II yang mengalami kesulitan membaca permulaan di SD BP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif fenomenologi. Proses pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Partisipan penelitian ini terdiri dari siswa, guru kelas, dan kepala sekolah. Analisis data pada penelitian ini berupa deskripsi kualitatif dari hasil penelitian di lapangan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa identifikasi kesulitan membaca permulaan siswa kelas II sekolah dasar menemukan beberapa kesulitan. Siswa masih kesulitan mengeja, kesulitan merangkai kata, masih terbata-bata dan faktor lingkungan yang mempengaruhi siswa kesulitan membaca. Selain itu ada upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa diantaranya memberikan bimbingan diluar jam pelajaran, drilling, mengikuti program GLS, dan memberi nasihat & motivasi. Kesimpulan bahwa kesulitan-kesulitan tersebut merupakan suatu tahapan dalam membaca permulaan. Antara tahapan-tahapan itu saling berkaitan agar siswa dapat membaca dengan lancar. Kepala sekolah dan guru meyakini bahwa kemampuan membaca permulaan siswa di kelas II adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca terhadap tahapan membaca lanjut dan sebagai kunci keberhasilan siswa dalam meraih prestasi di sekolah.

Kata kunci: identifikasi, kesulitan, membaca permulaan

Artikel lengkap hubungi admin