(25) THE IMPLEMENTATION OF PAIR CHECK TO IMPROVE LEARNING AUTONOMY ATTITUDE AND ACHIEVEMENT OF SCIENCE SUBJECT ON THE MATERIALS OF EARTH STRUCTURE FOR THE FIFTH GRADE

THE IMPLEMENTATION OF PAIR CHECK TO IMPROVE LEARNING AUTONOMY ATTITUDE AND ACHIEVEMENT OF SCIENCE SUBJECT ON THE MATERIALS OF EARTH STRUCTURE FOR THE FIFTH GRADE

Sri Wahyuni1, Karma Iswasta Eka2, Sri Wahyuni3

PGSD  Universitas Muhammadiyah Purwokerto Universitas Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRACT

Education is an action which shapes cognitive, affective and psychomotor aspects of human beings. It is associated with teaching and learning activities between teachers and students as well as interactions presented. The identified problem discovered was low attitudes of learning autonomy and achievement. This study aimed to improve the students’ autonomy attitude and achievement on science subjects through Pair Check learning model. The research type was a classroom action research, which consisted of two cycles. The subjects of this study were V B graders at SD Negeri Sokaraja Lor with 23 students (13 male and 10 female students). This classroom action research was conducted in 2 cycles and each cycle had 2 meetings. This research implemented test and non-test techniques. Students’ learning autonomy data obtained from autonomy observations viewed at each meeting and the autonomy attitude scale was given to students at the end of each cycle, while learning achievement was obtained from the evaluation test given in each meeting. The study obtained the average score of student autonomy observation in the first cycle was 2.41 in insufficient criteria then improved in the second cycle to 2.97 with good criteria, while the average value of the autonomy attitude scale in the first cycle was 2.44 with insufficient criteria then improved in cycle II by 3.02 in good criteria. Student learning achievement obtained an average score of 67.16 in cycle I with completeness 65% then it improved 77.60 in cycle II with completeness 82%. Based on these results, it can be concluded that Pair Check model can improve the attitude of autonomy and student learning achievement on science subject of earth structure for the fifth grade at SD Negeri Sokaraja Lor.

Keyword : pair check, autonomy attitude, achievement

(23)UPAYA MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI PERISTIWA ALAM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN  MEANINGFULL INSTRUCTIONAL DESIGN DI KELAS V SD NEGERI WATUAGUNG

UPAYA MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI PERISTIWA ALAM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN  MEANINGFULL INSTRUCTIONAL DESIGN DI KELAS V SD NEGERI WATUAGUNG

Nadya, Dhi Bramasta, dan Karma Iswasta Eka

Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRAK

Tujuan penelitian untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri Watuagung pada mata pelajaran IPA materi peristiwa alam melalui model pembelajaran Meaningfull Instructional Design (MID). Subyek penelitian siswa kelas V berjumlah 24 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data dengan tes dan nontes. Analisis data yang digunakan yaitu dengan angket rasa ingin tahu, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, dan lembar evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rasa ingin tahu dan prestasi belajar siswa. Rasa ingin tahu pada siklus I memperoleh rata-rata 2,88 dengan kriteria baik dan rata-rata pada siklus II 3,32 dengan kriteria sangat baik. Prestasi belajar siswa pada siklus I memperoleh rata rata 68,1 dengan kriteria baik, pada siklus II 82,4 dengan kriteria sangat baik. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I memperoleh rata-rata 3,14 dengan kriteria baik, pada siklus II 3,73 dengan kriteria sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 2,39 dengan kriteria baik, pada siklus II memperoleh rata-rata 3,34 dengan kriteria sangat baik. Hasil tersebut menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan model MID dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar IPA di kelas V SD Negeri Watuagung.

Kata Kunci : Meaningfull Instructional Design, Rasa Ingin Tahu, Prestasi Belajar IPA, Sekolah Dasar.

Artikel lengkap hubungi admin

(22)UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI SUMBER DAYA ALAM MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH PADA SISWA KELAS IV SDN 3 SAMPANG

UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI SUMBER DAYA ALAM MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH PADA SISWA KELAS IV SDN 3 SAMPANG

Brillian Aprianningrum, Karma Iswasta Eka, Sri Muryaningsih

Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRAK

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kedisiplinan dan prestasi belajar IPA di kelas IV SDN 3 Sampang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan prestasi belajar IPA materi sumber daya alam pada siswa kelas IV SDN 3 Sampang Kecamatan Sempor menggunakan metode pembelajaran Index Card Match. Metode dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 3 Sampang Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen sejumlah 32 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Metode Index Card Match dapat meningkatkan kedisiplinan dan prestasi belajar IPA materi sumber daya alam pada siswa kelas IV SDN 3 Sampang. Persentase ketuntasan kedisiplinan belajar siswa pada pra siklus hanya 18,8% atau 6 siswa, setelah dilakukan tindakan pada siklus I persentase siswa yang tuntas menjadi 53,1% atau 17 siswa. Setelah dilakukan tindakan pada siklus II, ketuntasan kedisiplinan belajar siswa kembali meningkat menjadi 90,6% atau 29 siswa sudah tuntas dari total keseluruhan 32 siswa. Pada kondisi awal persentase ketuntasan prestasi belajar siswa baru 59,4% atau hanya 19 siswa yang tuntas, setelah dilakukan tindakan pada siklus I, ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 78,1% atau 25 siswa sudah tuntas. Pada siklus II ketuntasan prestasi belajar siswa kembali meningkat menjadi 90,6% atau 29 siswa sudah tuntas dari total keseluruhan 32 siswa. Dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Index Card Match dapat meningkatkan kedisiplinan dan prestasi belajar IPA materi sumber daya alam kelas IV SDN 3 Sampang.

Kata Kunci: Kedisiplinan, Prestasi Belajar, IPA, Index Card Match

(21)PENINGKATAN SIKAP ILMIAH SISWA DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI BUMI DAN ALAM SEMESTA MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL

PENINGKATAN SIKAP ILMIAH SISWA DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI BUMI DAN ALAM SEMESTA MENGGUNAKAN MODEL  LEARNING CYCLE 7E DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL

ILHAM AJI ASMARA DEWA, KARMA ISWASTA EKA, BADARUDIN

Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRAK

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya sikap ilmiah dan prestasi belajar IPA pada materi bumi dan alam semesta kelas VA di SD Negeri 1 Mipiran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar menggunakan model learning cycle 7E dengan media audio visual. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdapat empat tahapan yang dilaksanakan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2017/2018 mata pelajaran IPA materi bumi dan alam semesta. Subjek penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VA berjumlah 31 siswa yang terdiri dari 16 siswa perempuan dan 15 siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan adalah lembar penilaian observasi guru dan siswa, lembar skala sikap ilmiah dan lembar evaluasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap ilmiah siswa dari nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 3,23 dengan kriteria baik menjadi 3,39 dengan kriteria sangat baik pada siklus II. Hasil penelitian pada prestasi belajar juga menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar yang memperoleh nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 64,04 dengan ketuntasan belajar 72,58% meningkat pada siklus II menjadi 67,98 dengan ketuntasan belajar 82,25%.

Kata kunci: model learning cycle 7e, prestasi belajar IPA dan sikap ilmiah

(20)PENINGKATAN SIKAP ILMIAH DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI STRATEGI PREDICT DISCUS EXPLAIN OBSERVE DISCUSS EXPLAIN (PDEODE) MATERI DAUR AIR DI SDN I KARANGTURI

PENINGKATAN SIKAP ILMIAH DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI STRATEGI PREDICT DISCUS EXPLAIN OBSERVE DISCUSS EXPLAIN (PDEODE) MATERI DAUR AIR DI SDN I KARANGTURI

ANGGUN APRILIANI, KARMA ISWASTA EKA, BADARUDIN

PGSD Universitas Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sikap ilmiah siswa yang masih rendah serta penerapan pendekatan pembelajaran yang hanya melibatkan guru serta menekankan pada aspek pengetahuan siswa saja sehingga tidak memunculkan sikap ilmiah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk membuat kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru pada proses pembelajaran berlangsung dapat melibatkan siswa secara langsung dalam penemuan suatu konsep untuk menganalisi jawaban dari suatu masalah melalui strategi PDEODE pada mata pelajaran IPA kelas V semester genap di SDN I Karngturi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan siklus pada setiap pertemuan. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN I Karangturi Kabupaten Purbalingga dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar siswa kelas V SDN I Karangturi Kabupaten Purbalingga. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes tertulis dan tidak tertulis dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa strategi PDEODE dapat meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar siswa kelas V SDN I Karangturi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pada setiap siklusnya. Pada siklus I belum adanya peningkatan yang didapat secara signifikan oleh masing-masing dimensi pada sikap ilmiah siswa dengan rata- rata sikap ilmiah siswa sebesar 66,7% . Pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata sikap ilmiah pada dimensi sikap ingin menyelidiki/ keingintahuan yang tinggi yaitu sebesar 80,7%. Sedangkan pada dimensi sikap ilmiah tidak tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan yaitu sebesar 72,9% dan sikap ini telah dimiliki lebih dari 50% jumlah siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran PDEODE dapat meningkatkan sikap ilmiah san prestasi belajar siswa kelas V SDN I Karangturi pada materi pelajaran IPA di SD N I Karangturi.

Kata kunci : sikap ilmiah, stategi PDEODE, prestasi belajar, IPA

Artikel lengkap silahkan hubungi admin

(19)PENINGKATAN SIKAP TANGGUNG JAWAB DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI STRUKTUR BUMI MELALUI PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT DI KELAS V SEKOLAH DASAR

Improving Students’ Responsibility Attitudes and Learning Achievement of Natural Science on Earth Structure Material through Cooperative Script Learning in the Fifth Grade of Elementary School.

Dewi Maryam, Pratik Hari Yuwono dan Karma Iswasta Eka

PGSD Universitas Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRAK

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya sikap tanggung jawab dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan sikap tanggung jawab dan prestasi belajar siswa melalui pembelajaran Cooperative Script pada mata pelajaran IPA materi struktur bumi di kelas V SD Negeri Tambaksari. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, 1 siklus terdiri dari 2x pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Tambaksari dengan jumlah siswa 26. Tahapan kegiatan setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data sikap tanggung jawab siswa menggunakan lembar skala sikap tanggung jawab siswa dan mengumpulkan data prestasi belajar siswa menggunakan lembar evaluasi yang diberikan pada setiap akhir pertemuan. Data yang diperoleh dari penelitian yaitu, sikap tanggung jawab siswa pada siklus I diperoleh skor rata-rata 4,1 dengan kriteria baik dan pada siklus II diperoleh skor rata-rata 4,3 dengan kriteria sangat baik. Prestasi belajar pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 66,1 dengan ketuntasan 50% dan siklus II diperoleh nilai rata-rata 80,9 dengan ketuntasan 88,5%. Meningkatnya sikap tanggung jawab siswa dilihat ketika diadakan diskusi kelompok atau tugas lain dari guru, siswa melaksanakan dengan baik dan hasil belajar dapat dilihat dari hasil evaluasi pada setiap akhir pembelajaran siswa mengalami peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan sikap tanggung jawab dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi struktur bumi di kelas V SD Negeri Tambaksari.

Kata kunci:    Pembelajaran Cooperatif Script, IPA, tanggung jawab, prestasi belajar, PTK.

Artikel lengkap silahkan hubungi admin

(18)UPAYA MENINGKATKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI DAUR AIR DI KELAS VA SD NEGERI 2 KALIBAGOR

UPAYA MENINGKATKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI DAUR AIR DI KELAS VA SD NEGERI 2 KALIBAGOR

Oleh

Rizka Cita Fillaeli, Karma Iswasta Eka, Badarudin

Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRAK

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya sikap peduli terhadap lingkungan dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap peduli lingkungan dan prestasi belajar IPA melalui model Inside Outside Circle (IOC). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas VA SD Negeri 2 Kalibagor yang berjumlah 28 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Prosedur penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan non-tes. Instrumen tes berupa evaluasi dan non-tes berupa lembar observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Data sikap peduli lingkungan siswa diperoleh dari lembar angket sikap peduli lingkungan dan data prestasi belajar diperoleh dari hasil soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian, sikap peduli lingkungan siswa pada siklus I mencapai rata-rata 1,49 dan siklus II mencapai rata-rata 1,74, sedangkan hasil prestasi belajar siswa pada siklus I memperoleh persentase ketuntasan 71,42% dan pada siklus II mencapai 83,92%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Inside Outside Circle (IOC)dapat meningkatkan sikap peduli lingkungan dan prestasi belajar siswa di kelas VA SD Negeri 2 Kalibagor.

Kata Kunci : IPA, Model Inside Outside Circle, Prestasi Belajar, Sikap Peduli Lingkungan.

Artikel lengkap silahkan kontak admin

(17) UPAYA MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DI KELAS V MI MUHAMMADIYAH PATIKRAJA

Oleh : Salimatul Fuadah, Karma Iswasta Eka, Lia Mareza

ABSTRACT

          The background problem of this research was students’ low learning curiosity and achievement. The students’ low curiosity was indicated by students’ ignorance during teaching and learning process, i.e. playing on their own, not giving attention to teachers, and not giving a response to teachers’ questions. Meanwhile, the students’ low learning achievement was indicated by their low score on the mid-term test of grade V (many students got the score below the minimum standard achievement). This classroom action research aimed to improve students’ low learning curiosity and achievement during the teaching and learning process through demonstration method of Cooperative Learning Type Student Teams Achievement Divinisions (STAD). It was conducted in grade V of MI (Islamic Primary School) Muhammadiyah Patikraja. The research participants were 28 students consisting of 13 male and 15 female. This research was conducted on the second semester of 2017/2018 academic year. It was implemented in Science subject class on land formation material. The result indicated an improvement from cycle I to cycle II. In cycle I, the students’ curiosity average score was 2.45. This belongs to good criteria. However, it improved in the second cycle to 3.25 and belonged to very good criteria. The result of cycle I had not achieved the success indicator because the students were passive. They did not ask questions to the teacher related to the materials they have not understood. The average score of students’ learning achievement of cycle I was 77.30 with 78.58% percentage. This belongs to good criteria. However, it also improved in the second cycle to 81.08 with 92.85% percentage and belonged to very good criteria. The second cycle achieved the success indicator because the students have understood and paid attention to the teaching material. Thus, the evaluation of students learning achieved the expected success indicator.

 

 

Keywords: , Cooperative Learning Type Student Teams Achievement Divinisions

                     (STAD), Curiosity, Natural Science subject learning

(16) MENINGKATKAN PERCAYA DIRI DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI STRUKTUR BUMI MELALUI PEMBELAJARAN ARTIKULASI DI KELAS V SD NEGERI 1 KLAHANG

Ila Ayu Apriatin,Karma Iswasta Eka, Arifin Muslim

Abstract

The background of this study conducted in the fifth grade of SDN 1 Klahang showed that students self-confidence and learning achievement were still low. The students have not been able to show their confidence during the process of teaching and learning. The purpose of this study is to improve students self-confidence and learning achievement in natural science subjects through the articulation model. This is a Classroom Action Research (CAR). The research subjects were 27 fifth grade students of SDN 1 Klahang consisting of 11 female and 16 male students. This research consists of two cycles in which each cycle consists of two meetings. It used test and non-test techniques. Students self-confidence data were obtained during self-confidence observation taken each meeting and from self-confidence scale given to the students at the end of each cycle. Meanwhile, students learning achievement was obtained from the evaluation test given in each meeting. The research showed that the average score for self-confidence observation improves from 2.36 (cycle I) with poor criteria to 2.90 (cycle II) with good criteria. Meanwhile, the average score for self-confidence scale improves from 2.48 (cycle I) with poor criteria to 3.02 (cycle II) with good criteria. Moreover, the average score of students learning achievement improves from 70.82 (cycle I) with 66% mastery to 85.18 (cycle II) with 85.5% mastery. Thus, it can be concluded that the articulation model can improve students self-confidence and learning achievement of natural science subject on Earth Structure material in the fifth grade of SDN 1 Klahang.

 

 

 

Keywords: self-confidence, learning achievement, natural science, articulation

      model