Traveling dan hilangnya dokumentasi

Jika kita suka traveling pasti juga suka doto-foto, baik itu memotret obyek maupun selfi. Tidak tanggung-tanggung,orang yang suka traveling dalam satu kali perjalanan bisa ratusan foto yang diperoleh ? Pertanyaannya dikemanakan foto-foto itu ? Dihapus ? Atau dibiarkan begitu saja ? Jika dibiarkan begitu saja lalu bagaimana jika memorinya sudah penuh ? Dibuang juga ? Sayang kan jika sudah cape-cape ambil gambar yang mungkin juga susah ambil moementnya,eh malah hilang tanpa bekas. Jamgan khawatir. Kini ada solusinya melalui vetakan dalam bentuk photo story. Photo story adalah album kekinian, seperti album jaman dulu yang ditata satu persatu,tetapi yang ini langsung dicetak dalam bentuk buku, sehingga terkesan mewah,ada yang tahan air lagi. Salah satu jasa pembuatan photo story adalah Wisuda Photo Book. Dengan cara kekinian konsumen tidak lagi harus ke percetakan atau penyedia jasa, tetapi cukup kirim biaya cetak, dapat kode unggah foto,unggah foto dari rumah,dan photo story akan dikirim ke rumah. So lebih simpel dibanding cara lama. Hargapun bervariasi,yang bentuk soft atau cover lembut sampai yang hard atau cover tebal, dari harga 125 K sampai 900 K.

Iklan

Surabaya sekarang berbeda dengan dulu

Dahulu ketika saya pertama kali mengunjungi Surabaya sekitar tahun 2008 yang saya lihat adalah kesemrawutan lalu lintas, kota yang gersang dan air sungai yang berwarna hitam dan bau. Sampai beberapa tahun kondisi seperti itu masih tetap tidak berubah. Kondisi Surabaya pelan-pelan berubah saat walikotanya Tri Rismaharini. Kemarin saat saya berkunjung ke Surabaya lagi cukup kagum dengan kondisi yang sekarang.

Semula saya masih membayangkan kota yang panas, lalu lintas yang semrawut yang tidak memberi kesempatan menyeberang pada pejalan kaki,sungai yang hitam dan bau. Ternyata kondisinya sudah berubah jauh karena sungai Kalimas yang tadinya saya bayangkan kotor karena sampah ternyata bersih meskipun airnya masih agak kehitaman tapi tidak berbau.

Saya memang belum berkeliling Surabaya sepenuhnya, baru sebatas sepanjang putaran Kalimas, tetapi nampaknya dimana-mana ditemukan kondisi yang sama. Ikan lele yang besar-besar saja kemarin saya temukan di sepanjang Kalimas tanpa ada yang mengganggu,sepertinya sudah hidup dengan nyaman. Kondisi ini tentu saja berbeda dengan beberapa tahun yang lalu. Kesadaran masyarakat seperti inilah yang diperlukan agar kota nyaman dan ramah untuk penghuninya.

Tulisan dilarang memancing yang saya temukan di taman pinggir Kalimas barangkali bukan sekedar tulisan saja, tetapi benar-benar aturan yang dipatuhi warganya. Saya jadi membayangkan kota saya Purwokerto. Jangankan ikan sebesar lengan, separuhnya saja sudah sulit ditemukan karena ikan kecil-kecilpun sudah ditangkapi atau jadi korban tukang setrom sungai. Sungai yang ada di kota sayapun jangan berharap bersih dari sampah meskipun airnya lebih jernih dibanding Kalimas. Barangkali hitamnya Kalimas karena gelontoran limbah pabrik yang bertebaran di Surabaya, sementara air sunggai Kranji,Banjaran dan Logawa berasal dari mata air.

Surabaya sekarang berbeda dengan Surabaya dulu. Surabaya sekarang sudah memberi ruang pada pejalan kaki,terutama untuk ruang pedestriannya, meskipun jika menyeberang masih harus bermental baja,karena kendaraan,terutama motor, susah memberikan kesempatan pada pejalan kaki dengan memperlambat lajunya,misalnya. Oleh karena itu jika mau menyeberang di Surabaya carilah jembatan penyeberangan, tetapi jika tidak ya memang harus nekad. Selain kondisi yang sudah disebutkan di atas, bagian yang memanjakan mata adalah ditemukannya taman-taman baik besar maupun kecil di seluruh wilayah di Surabaya. Bahkan banyak pot-pot bunga bergelantungan di sepanjang jalan. Surabaya memang sudah berbeda. Salut untuk walikotanya ***(Eka PGSD UMP)

Diklat Penguatan Kepala Sekolah

Peningkatan kompetensi kepala seekolaah melalui program diklat kepala seekolah merupakan program yang tidak dapat dihindari,kaitannya dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana menjadi kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudaayaaan nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah. Terkait dengan peraturan tersebut yang ditetapkan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dibentuklah Lembaga Penyelenggara Diklat penguataan kepala sekolaah dan calon kepala sekolah yang dibiayai melalui dana Baantuan Pemerintah.

https://youtu.be/cShxXX2WNcQ

VIDEO AKTIVITAS KLAS C TAHAP 3,ASAL BANJARNEGARA

Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dalam hal ini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau FKIP sebagai LPD menyelenggarakan diklat untuk kepala sekolahh wilayah Purbalingga,Banjarnegara,Pemalang dan Pekalongan yang terbagi dalam beberapa gelombang dan dilaksanakan mulai September dan berakhir Nopember untuk kepala sekolah. LPD UMP menyelenggarakan diklat penguatan kepala sekolah dengan pola bantuan pemerintah. Adapun tujuan penyelenggaraan diklat penguatan kepaala sekolah adalah untuk memperdalam kemampuan kepala sekolah dalam memimpin dan mengelola satuan pendidikannya, serta memiliki performa sebagai Kepala Sekolah bagi seluruh warga sekolah.

Aktivitas diskusi kelas C dengan instruktur Karma Iswasta Eka,dosen PGSD UMP dan Margiiyanto, Pengawas SMP Banjarnegara

Kepala sekolah yang dinyatakan lulus Diklat Penguatan Kepala Sekolah diberi STTP Penguatan Kepala Sekolah yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Bagi kepala sekolah yang tidak lulus akan diberikan Surat Keterangan dan diberi kesempatan untuk mengikuti kembali Diklat Penguatan. Kepala Sekolah paling banyak 2 kali. Oleh karena dengan diterbitkannya peraturan tersebut bagi kepala sekolah yang diangkat setelah April 2018 wajib mengikuti diklat penguatan kepala sekolah.

Pantai Menganti yang terindah di Pansela

Sahabat traveler, jika anda pernah berkunjung ke beberapa pantai di sepanjang Pansela atau pantai selatan jawa, khususnya Jawa Tengah tetapi belum pernah menengok pantai Menganti di wilayah Kebumen anda meninggalkan berlian yang harus di lihat. Pantai Menganti bisa ditempuh dari Jateng Barat melalui jalur utama Purwokerto-Yogyakarta atau lewat jalur selatan dengan melewati perempatan Kemranjen belok selatan atau kanan kalau dari arah Buntu atau lurus saja kalau dari jalan alternatif Somagede, selanjutnya dari pertigaan Danasri belok kiri. Jika dari arah Gombong bisa lewat jalur pantai Suwuk. Jika ingin ke pantai Menganti gunakan transportasi pribadi entah mobil atau motor,karena angkutan umum sulit didapat.

Bagusnya lagi dalam hal pengelolaan karcis masuknya. Di sini karcis masuk Rp.12.500,- per orang, tapi biaya itu sudah termasuk biaya parkir di mana saja sepanjang wilayah Pantai Menganti, gratis juga naik shuttle untuk diantar dari tempat parkir ke spot-spot yang ada di sepanjang pantai yang lumayan banyak dengan berbaagai karakteristik. Janggan badingkan dengan Cilacap,terutama pantai Sodong yang apa-apa harus bayar, bahkan saya pernah membawa mahasiswa untuk pengabdian bersih pantaipun masuknya harus bayar,padahal pantai jadi bersih yang untung juga pengelola,peralatan kebersihan juga disumbanggkan,tapi sekali lagi masuk TETAP bayar, itulah Sodong. Jadi jangan kaget jika anda ke Sodong apa-apa ditarik duit, padahal pantainya kotor dengan sampah. Soal kebersihan pantai Menganti tidak kalah dengan Kuta di Bali,tapi soal keindahan Kuta lewat jauh, lebih indah Mengganti.

 Pantai Menganti memang menyenangkan bagi mata, dan juga bagi lidah, selain biaya masuknya yang hanya sekali,spot fotonya yang lumayan beragam dan tidak harus bayar lagi dimanapun dalam bentuk apapun,kecuali untuk urusan lidah dan souvenir yang setiap orang tentunya seleranya berbeda. Beli anggota seafood mentah di sini juga murah,karena bisa beli juga di tempat pelelangan ikan. Anda merasa kepanasan karena sinar matahari,mampir saja beli topi pantai di kios sepanjang pantai dengan hargga Rp.25.000 saja. 

Jika anda penggemar fotografi untuk mendapat hasil maksimal untuk obyek ataupun backgroundnya usahakan sudah sampai di lokasi pukul 08.00 jika pagi atau 16.00 waktu sore. Khusus untuk pemburu matahari tentu saja berbeda dengan yang lain.

 

 

 

 

 

Radio amazing

Asli ini keren banget. Gak tahu karya siapa, tp teknologi ini kece menrtku.

 

Coba ini…

KEREEEN…

 

Hanya dengan sentuhan jari anda dapat mendengar siaran radio di di seluruh dunia cukup sentuh titik hijau yang ada gambar peta . Dukungan ponsel sangat diperlukan, mudah-mudahan ponsel kita bisa menerima.

Silahkan mencoba

 

AMAZING TECHNOLOGY

 

 

http://radio.garden/live/boca-raton/fau/

PENDIDIKAN PROFESI GURU JALUR MANDIRI

PENDIDIKAN PROFESI GURU atau PPG jalur mandiri yang sudah lama ditunggu-tunggu calon peserta yang belum mengajar akhhirnya datang juga. Sama dengan PPG jalur dalam jabatan maupun pra jabatan, seleksi PPG jalur mandiri dilaksanakan secara terpusat,  sedangkan perguruan tiinggi yang ditunjuk atau mempunyai kewenangan melaksanakan PPG hanya sebagai pelaksana saja. Semua perguruan tinggi yang selama ini menyelenggarakan PPG baik PRAJAB maupun DALJAB pada dasarnya juga sebagai penyelenggara PPG jalur mandiri, termasuk UMP.

Wisuda photo book

Khusus untuk periode pertama pelaksanaan PPG mandiri, PPG Universitas Muhammadiyah Purwokerto mendapatkan kuota sebanyak 25 orang untuk Pendidikan Matematika dan 100 orang untuk Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Perbedaan dengan PPG sebelumnya adalah untuk PPG mandiri semua biaya ditanggung peserta,sedangkan sebelumnya ditanggung negara. Sehubungan dengan pelaksanaan PPG tersebut para alumni yang berminat mengikuti PPG Mandiri harap mendaftar secara on line melalui laman http://ppg.ristekdikti.go.id/daftar

 

Lowongan CPNS

Resmi dibuka Pendaftaran CPNS dan PPPK (P3K) pada 23-10-2019.

Pemerintah akan membuka penerimaan CPNS PPPK (P3K) tahap ke dua Tahun 2019! sebanyak 150.000. Tenaga Guru (SD, SMP, SMU/SMK) sebanyak 100.000 orang; Tenaga Kesehatan (Dokter, Bidan, Perawat, dll) sebanyak 50.000 orang tenaga lainnya.

Adapun lulusan yang akan direkrut mulai dari tingkatan pendidikan lulusan SMU/SMK, D-III, D-IV & S-1 dari berbagai jurusan. Berikut jurusan yg akan direkrut:

1. Guru SD
2. Guru SMP
3. Guru SMU/SMK
4. Dokter Umum
5. Dokter Spesialis
6. Dokter Gigi
7. Bidan
8. Perawat
9. Analis Kesehatan
10. Farmasi
11. Ilmu Kesehatan Masyarakat
12. Ilmu Manajemen
13. Ilmu Hukum
14. Ilmu Pertanian
15. Ilmu Planologi
16. Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan
19. Ilmu Akuntansi
20. Ilmu Perpajakan
21. Ilmu Keuangan
22. Ilmu Statistik
23. Ilmu Pertanian
24. Ilmu Perikanan
25. Ilmu Peternakan
26. Ilmu Kelautan
27. Ilmu Pariwisata
28. Ilmu Sejarah
29. Teknik Lingkungan
30. Teknik Industri
31. Mamajemen Aset
32. Analis Kesehatan
33. Sistem Informatika
34. Teknik Informatika
35. Ilmu Komputer
36. Ilmu Hubungan Internasional
37. Ilmu Psikologi
38. Ilmu Pemerintahan
39. Ilmu Administrasi Negara
40. Ilmu Kesejahteraan Sosial

Usia 20 s/d 35 Tahun. itu utk CPNS
Dan untuk usia 35,1 bulan – 58 tahun
TERUTAMA PPPK (P3K) KAMI SIAP MEMBANTU ANDA TANPA MELALUI
TES SELEKSI/REKRUDMENT

*Daftar Berkas CPNS. PPPK (P3K)
1. Pendaftaran dilakukan
secara online

2. Memiliki e-mail aktif.
3. Sediakan scan pas foto berukuran 2×3, 4×6 berlatar belakang warna merah dgn format JPEG dan maksimal file ukuran 300KB
4. Scan Ijazah dalam format PDF dgn maksimal file sebesar 300KB
5. Scan Transkrip Nilai dalam Format PDF dengan maksimal file ukuran sebesar 300KB
6. Scan Akte Kelahiran (PDF) maksimal 300KB
7. Scan KTP (JPEG) max 300KB
8. Scan bukti akreditasi jurusan (PDF) max 300KB

Cetak photo story hanya di Wisuda Photobook/087812434700

Adapun dokumen yang harus dipersiapkan untuk S1 atau tenaga profesional antara lain:
1. Fotokopi KTP
2. Fotokopi ijazah dan Transkip nilai yang telah dilegalisir
3. Surat Keterangan Akreditasi dari BAN PT.
4. Pas foto terbaru ukuran 4×6 cm sebanyak 4 lembar – latar belakang merah.
5. Dokumen tambahan bagi lulusan D III dan SMA/sederajat antara lain:
A. Materai Rp 6.000
B. Fotokopi KTP
C. Fotokopi ijazah/STTB
D. Fotokopi ijazah SD
E. Fotokopi ijazah SLTP
6. Fotokopi ijazah SLTA.
Ditegaskan, yang akan mengumumkan segala bentuk informasi terkait pendaftaran CPNS PPPK (P3K) 2019, hanya BKN
Untuk lebih lengkap 👌💯 %

*Jika berkenan, silahkan dishare ke saudara² & teman² Anda, terima kasih*

Sumber : makassar.tribunnews.com/2019/08/11/

Semoga Bermanfa’a.

Aamiin…3x…Ya Allah Robbal’aalamiin….

USIA PENSIUN GURU TETAP 60

[Siaran Pers] Usia Pensiun Guru PNS Tetap 60 Tahun

Menjawab beredarnya informasi yang menyebutkan bahwa masa pensiun guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) diperpanjang 5 tahun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengatakan bahwa masa pensiun guru PNS tetap diusia 60 tahun. “Masa pensiun guru PNS tetap diusia 60 tahun, tidak diperpanjang 5 tahun, tetapi bagi guru yang memasuki masa pensiun akan diminta untuk tetap mengabdi sampai ada guru PNS penggantinya,” ujar Mendikbud.Hal tersebut dijelaskan Mendikbud usai mengetahui adanya informasi yang tidak tepat tentang masa pensiun guru PNS, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (2/8).

Wisuda Photo Book,087812434700

“Ajakan untuk tetap mengabdi tersebut ditujukan bagi guru yang masih bersedia dan sanggup, dan gajinya diambilkan dari dana BOS. Ini dilakukan untuk menghentikan penerimaan guru honorer baru, sehingga pemerintah bisa fokus menyelesaikan masalah guru honorer yang ada sekarang,” terang Mendikbud.

Perpanjangan masa pengabdian tersebut diusulkan Mendikbud dalam rapat koordinasi penyelesaian masalah guru honorer, bersama KemenPAN-RB, Kementerian Dalam Negeri, dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), di hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (30/07). Menindaklanjuti usulan tersebut, kata Mendikbud, akan segera dibuatkan surat edaran bersama antara Kemendikbud dan Kementerian Dalam Negeri.

Baca selengkapnya di: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2019/08/usia-pensiun-guru-pns-tetap-60-tahun