Antara Savana Bekol,Kawah Ijen dan Bromo (bagian 1)

Bagi anda yang ingin melakukan wisata sekaligus merasakan avonturir alam, barangkali jalur savana bekol dan kawah Ijen bisa dijadikan alternatif. Wisata di kedua tempat ini harus benar-benar menyiapkan fisik dan juga napas panjang. Memang khusus untuk savana Bekol tidak akanmerasa capai karena tidak ada tantangan fisiknya, tetapi jika ingin lanjut ke Kawah Ijen, maka di sinilah persiapan fisik diperlukan.

Jalur Savana Bekol bisa mengambil rute melalui Pasuruan menuju Banyuwangi jika dari arah barat atau, Banyuwangi menuju Situbondo jika dari arah Bali. Savana Bekol berada di wilayah Cagar alam Baluran yang mikro klimatnya cukup kering. Jika sudah sampai di pos wisata Baluran, bisa menggunakan sewa jip seandainya wisata rombongan menggunakan bus, tetapi jika mobil kecil bisa masuk ke area Savana langsung setelah membayar retribusinya tentunya.

Udara kawasan savana Bekol memang cukup kering dan panas, sehingga terasa seperti masuk rumah kaca jika kita berada di sana pada saat siang hari. Oleh karena itu jika ingin mendapatkan udara yang segar dan nyaman, serta gambar yang bagus,tanpa terpengaruh oleh cahaya flat matahari, datanglah pada pagi hari antara jam 08.00-10.00 atau siang hari antara 15.00-17.00. Apa sih yang dilihat di savana . Jangan bayangkan kita akan melihat pemandangan yang indah. Kita hanya akan melihat lapangan yang tandus dan sangat sangat luas seperti gambar di atas. Sebelum sampai kawasan savana memang banyak pohon, tetapi pohon yang kering kerontang tanpa daun. Bisa jadi pemandangan akan berubah jika datang pada musim hujan, tetapi dari informasi pemandu,memang kawasan ini jarang sekali turun hujan.

Gambar atas menunjukan kawasan hutan dengan pohon tanpa daun. Oleh karena itu kita tidak akan menemukan hijauan di area ini. Ciri tandusnya kawasan ini dengan ditemukannya bioindikator tandusnya lahan,yaitu banyaknya Calotropis gigantea tumbuh di are ini. Kawasan yang layaknya padang pasir tanpa pasir ini menjadi background yang jauh berbeda untuk berfoto ria dibanding hari-hari biasa tentunya. Di kawasan ini kita bisa mencari beberapa spot yang kesannya unik dalam keseharian kita.

Nuansa hijau baru kita peroleh ketika kita sampai di kawasan pantai Bama, yang jaraknya kurang lebih 4 km dari kawasan savana. Di pantai inilah kita bisa menemukan hutan mangrove yang hijau. Nampak kontradiktif sekali jika kita bandingkan kawasan savana dengan kawasan pantainya. Namun jangan berharap kita bisa menemukan pemandangan pantai yang luas dan indah seperti Pantai Menganti seperti yang sudah saya tulis pada artikel sebelumnya. Tidak ada, kecuali hanya pemandangan mangrove yang mengelilingi kita di kawasan ini.

Kenalan baru,pak Susilo dan istri diantara adik dan istri

Perjalanan ini difasilitasi oleh

dan MULTY HOLIDAY TOUR

Diterbitkan oleh

Eka PGSD UM PURWOKERTO

Lektor Kepala di PGSD UM PURWOKERTO. Certified Instructor Hypnotherapyof IBH Hydoponiker,fotografer,writer

4 tanggapan untuk “Antara Savana Bekol,Kawah Ijen dan Bromo (bagian 1)”

  1. Hebat pak, semangat yg perlu kami jadikan motivasi, ditengah kesibukan, masih menyempatkan berbagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.