(17) UPAYA MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DI KELAS V MI MUHAMMADIYAH PATIKRAJA

Oleh : Salimatul Fuadah, Karma Iswasta Eka, Lia Mareza

ABSTRACT

          The background problem of this research was students’ low learning curiosity and achievement. The students’ low curiosity was indicated by students’ ignorance during teaching and learning process, i.e. playing on their own, not giving attention to teachers, and not giving a response to teachers’ questions. Meanwhile, the students’ low learning achievement was indicated by their low score on the mid-term test of grade V (many students got the score below the minimum standard achievement). This classroom action research aimed to improve students’ low learning curiosity and achievement during the teaching and learning process through demonstration method of Cooperative Learning Type Student Teams Achievement Divinisions (STAD). It was conducted in grade V of MI (Islamic Primary School) Muhammadiyah Patikraja. The research participants were 28 students consisting of 13 male and 15 female. This research was conducted on the second semester of 2017/2018 academic year. It was implemented in Science subject class on land formation material. The result indicated an improvement from cycle I to cycle II. In cycle I, the students’ curiosity average score was 2.45. This belongs to good criteria. However, it improved in the second cycle to 3.25 and belonged to very good criteria. The result of cycle I had not achieved the success indicator because the students were passive. They did not ask questions to the teacher related to the materials they have not understood. The average score of students’ learning achievement of cycle I was 77.30 with 78.58% percentage. This belongs to good criteria. However, it also improved in the second cycle to 81.08 with 92.85% percentage and belonged to very good criteria. The second cycle achieved the success indicator because the students have understood and paid attention to the teaching material. Thus, the evaluation of students learning achieved the expected success indicator.

 

 

Keywords: , Cooperative Learning Type Student Teams Achievement Divinisions

                     (STAD), Curiosity, Natural Science subject learning

(16) MENINGKATKAN PERCAYA DIRI DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI STRUKTUR BUMI MELALUI PEMBELAJARAN ARTIKULASI DI KELAS V SD NEGERI 1 KLAHANG

Ila Ayu Apriatin,Karma Iswasta Eka, Arifin Muslim

Abstract

The background of this study conducted in the fifth grade of SDN 1 Klahang showed that students self-confidence and learning achievement were still low. The students have not been able to show their confidence during the process of teaching and learning. The purpose of this study is to improve students self-confidence and learning achievement in natural science subjects through the articulation model. This is a Classroom Action Research (CAR). The research subjects were 27 fifth grade students of SDN 1 Klahang consisting of 11 female and 16 male students. This research consists of two cycles in which each cycle consists of two meetings. It used test and non-test techniques. Students self-confidence data were obtained during self-confidence observation taken each meeting and from self-confidence scale given to the students at the end of each cycle. Meanwhile, students learning achievement was obtained from the evaluation test given in each meeting. The research showed that the average score for self-confidence observation improves from 2.36 (cycle I) with poor criteria to 2.90 (cycle II) with good criteria. Meanwhile, the average score for self-confidence scale improves from 2.48 (cycle I) with poor criteria to 3.02 (cycle II) with good criteria. Moreover, the average score of students learning achievement improves from 70.82 (cycle I) with 66% mastery to 85.18 (cycle II) with 85.5% mastery. Thus, it can be concluded that the articulation model can improve students self-confidence and learning achievement of natural science subject on Earth Structure material in the fifth grade of SDN 1 Klahang.

 

 

 

Keywords: self-confidence, learning achievement, natural science, articulation

      model

 

(15) UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERMUATAN CATATAN TULIS DAN SUSUN DI SDN 1 KOTAYASA

oleh: Dwi Fajarwati, Karma Iswasta Eka, Agung Nugroho

Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP UMP

ABSTRAK

Penelitian ini dilandasi permasalahan yang ada di kelas V yaitu rendahnya minat dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Minat belajar siswa masih rendah karena kurangnya rasa ketertarikan  dan antusias belajar IPA siswa. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut yaitu menggunakan model pembelajaran SAVI  Bermuatan Catatan Tulis dan Susun  pada mata pembelajaran IPA. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Kotayasa dengan subjek Penelitian yaitu kelas V sejumlah 42 siswa. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. PTK ini dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data untuk minat belajar  menggunakan angket minat dan untuk prestasi belajar siswa menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA menggunakan model pembelajaran SAVI Bermuatan Catatan Tulis dan Susun dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Jumlah skor rata-rata kelas yang diperoleh pada siklus I yaitu 2.34 dengan kriteria cukup, siklus II diperoleh jumlah skor rata-rata kelas yaitu 3.14 dengan kriteria tinggi. Minat belajar dapat dikatakan meningkat dari siklus I ke siklus II dengan peningkatan kriteria cukup menjadi tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI Bermuatan Catatan Tulis dan Susun dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini ditunjukan pada siklus  I diperoleh rata-rata nilai 65.6 dengan ketuntasan belajar 54%, siklus II diperoleh rata-rata nilai 81.3 dengan ketuntasan belajar 90% sehingga diperoleh  peningkatan prestasi belajar  siswa sebesar 36%. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran SAVI Bermuatan Catatan Tulis dan Susun dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V Sekolah Dasar.

Kata kunci : Model SAVI (Somatis, Auditori, Visual, Intelektual), Minat belajar, IPA, Prestasi belajar

(14) PENINGKATAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING (DL) TEMA KAYANYA NEGRIKU KELAS IV SD N 2 DAWUHAN KULON

Oleh : Fitroh Ingga Bela, Karma Iswasta Eka, Tri Yuliansyah Bintaro

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FKIP UMP

ABSTRAK

Penelitian ini menerapkan model discovery learning untuk meningkatkan sikap peduli lingkungan dan prestasi belajar pada tema Kayanya Negriku. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu rendahnya sikap peduli lingkungan siswa yang diketahui dari hasil observasi dan wawancara, serta rendahnya prestasi belajar dibuktikan dari nilai ulangansiswa yang menunjukkan bahwa 60% dari jumlah seluruh siswa belum mencapai KKM yaitu 65. Subyek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Dawuhan Kulon tahun pelajaran 2017/2018, yang berjumlah 14 siswa terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi dan skala sikap untuk mengukur sikap peduli lingkungan siswa, serta soal evaluasi untuk mengetahui prestasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan dengan perolehan ketuntasan pada siklus I pertemuan 1 dan 2 sebesar 64,2%. Siklus II pertemuan 1 sebesar 71,4% dan pertemuan 2 sebesar 85,7%. Perolehan ketuntasan belajar pada akhir siklus II telah mencapai indikator keberhasilan, yaitu >80%.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan sikap peduli lingkungan siswa dan prestasi belajar siswa pada tema Kayanya Negriku subtema Pemanfaatan Sumber Daya Alam, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.

Kata Kunci: model discovery learning, sikap peduli lingkungan, prestasi belajar
siswa.

(13) UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN SIKAP KOMUNIKATIF SISWA KELAS V MELALUI PENDEKATAN PENGAJARAN TERBALIK DIBANTU MEDIA PEMBELAJARAN BOLA PANTAI PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD NEGERI 02 PANDAK

Oleh : Rofifah Miftahurrahmi, Karma Iswasta Eka, Agung Nugroho

Pendidikan Guru Sekolah Dasar

ABSTRAK

Pemilihan pendekatan pengajaran terbalik dan dibantu media pembelajaran bola pantai diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar dan sikap karakter belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai penggunaan pendekatan dan media pembelajaran dalam upaya dapat meningkatkan prestasi belajar dan sikap komunikatif siswa di SD Negeri 02 Pandak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Partisipan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas, teman sejawat dan siswa. metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu angket,skala, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menitikberatkan pada proses pembelajaran dan peningkatan sikap komunikatif siswa,dengan meningkatnya sikap komunikatif siswa  maka diikuti juga oleh peningkatan nilai akademik siswa. Media dikelas ada beberapa yang bisa digunakan oleh karena itu guru memanfaatkan media yang ada dikelas, meskipun demikian ada beberapa siswa yang mudah memahami materi yang disampaikan, hanya beberapa siswa pendatang baru pindahan dari sekolah lain yang kurang bisa mengikuti pelajaran. Penggunaan pendekatan pengajaran terbalik dibantu media bola pantai ini sangat membantu guru untuk menyampaikan materi terutama pelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan pengajaran terbalik dibantu media pembelajaran bola pantai dapat meningkatkan rata-rata prestasi belajar siswa dari 60,54 menjadi 72,58 dan juga meningkatkan kriteria sikap komunikatif siswa menjadi baik . Kendala yang dihadapi dalam melaksanakan pendekatan pengajaran terbalik dibantu media pembelajaran bola pantai ini  antara lain dari aspek internal dan eksternal, yaitu kondisi siswa, waktu, pengetahuan guru kelas yang masih terbatas.

Kata kunci :  Prestasi belajar, sikap komunikatif siswa, pendekatan pengajaran terbalik, bola pantai

(12) UPAYA MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING PADA MATERI PERISTIWA ALAM DAN DAMPAKNYA KELAS V SEKOLAH DASAR

Oleh : Vita Qoriatunnisa, Karma Iswasta Eka, Dedy Irawan

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi dari rendahnya berpikir kreatif dan prestasi belajar siswa pada kelas V. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan berpikir kreatif dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi peristiwa alam dan dampaknya melalui model pembelajaran circuit learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas menggunakan model desain Kemmis & Mc. Taggart yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi serta terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian adalah 22 siswa dari 11 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan lembar kerja kelompok, lembar evaluasi, lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi aktivitas siswa. indikator keberhasilan dalam penelitian ini yaitu terjadi peningkatan nilai rata-rata individu 66 dan ketuntasan klasikal 75%. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran circuit learning dapat meningkatkan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPA. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya rata-rata setiap indikator dari siklus I ke siklus II. Siklus I ketuntasan klasikal 68,18% dan meningkat pada siklus II dengan ketuntasan secara klasikal 81,81%. Model pembelajaran circuit learning juga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata evaluasi siswa dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata siklus I yaitu 71,36 dengan ketuntasan klasikal 56,81% dan meningkat pada siklus II menjadi rata-ratanya yaitu 84,54 dengan ketuntasan secara klasikal 84,08%. Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran circuit learning dapat meningkatkan berpikir kreatif dan prestasi belajar siswa.

 

Kata kunci     : Berpikir Kreatif, Prestasi Belajar, Circuit Learning

 

(11) Improving Students’ Learning Achievement through Direct Learning Model with Talking Stick Media on Natural Science Subject in Grade V of SD 3 Linggasari

Poni Tiara Rachmadani, Karma Iswasta Eka, Cicih Wiarsih

ABSTRACT

Background of this study was the low learning achievement of the students in
grade V. The purpose of this studywas to improve students’ learning achievement
in natural science through direct learning model with talking stickmedia. It was a
classroom action research consisting of 2 cycles. Each cycle was conducted in two
meetings.Subject of this study was 22 students of grade V consisting of 12 male
students and 10 female students. Datacollection techniques used were evaluation
sheets, teacher activity observation sheets, student activityobservation sheets. The
results of the study showed that the direct learning model with talking stick media
canimprove science achievement. It was proven by the increasing of the students’
average value from cycle I to cycleII. The average value of was 60.9 with 45%
learning mastery in cycle I and 76 with 90% learning mastery in cycleII. It can be
concluded that the direct learning model with talking stick media can improve
learning achievementrequiring the students’ readiness and concentration in
following the learning process in class.
Keywords: Direct Learning Model, Learning achievement, talking stick media

(10) UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING (DLPS) MATERI PERISTIWA ALAM DI KELAS V SEKOLAH DASAR

Oleh : Kurnia Dwi Astuti, Karma Iswasta Eka, Arifin Muslim

PGSD UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi dan prestasi belajar siswa. Partisipasi siswa di kelas V SD Negeri 1 Ketenger masih rendah, dikarenakan dalam pembelajaran siswa sering ngobrol dengan teman sebangkunya, cenderung diam ketika guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya, dan ketika guru memberikan pertanyaan siswa lebih banyak diam dan tidak merespon pertanyaan dari guru, akantetapi setelah diberikan pertanyaan berulang-ulang siswa baru menjawab dan itu hanya beberapa siswa yang menjawab serta guru lebih banyak menggunakan model ceramah. Hal tersebut mempengaruhi rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Nilai siswa masih belum sesuai harapan dan masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar siswa mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui model Double Loop Problem Solving (DLPS) materi peristiwa alam. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Negeri 1 Ketenger yang terdiri dari 26 siswa dengan 12 Siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Penelitian ini terdiri dari dari dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan, setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian pada pembelajaran IPA melalui model Double Loop Problem Solving (DLPS) menunjukan adanya peningkatan partisipasi dan prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, partisipasi siswa pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 68,75 % dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 85,38 %. Prestasi belajar siswa pada siklus I diperoleh persentase nilai rata-rata sebesar 69,2 % dan pada siklus II diperoleh persentase nilai rata-rata sebesar 88,46 %. Persentase partisipasi dan prestasi belajar siswa telah mencapai indicator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu 80%. Kegiatan proses pembelajaran menggunakan model Double Loop Problem Solving (DLPS) dapat meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar IPA materi peristiwa alam di kelas V SD Negeri 1 Ketenger.

 

Kata Kunci:               IPA, Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS), Partisipasi, Prestasi belajar siswa.

 

(9) UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN MODEL PEMBELAJARANOPEN ENDED

Oleh : Ulfia Farida, Karma Iswasta Eka, Lia Mareza

ABSTRAK

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya berpikir kritis dan prestasi belajar siswa. Berpikir kritis yang rendah dapat dilihat dari proses pembelajaran masih banyak siswa yang bertanya tidak sesuai materi, guru harus mengajarkan siswa harus berulang tidak cukup hanya sekali. Prestasi belajar siswa yang rendah di lihat dari nilai Ujian Tengah Semester (UTS) kelas V masih banyak siswa yang mendapat nilai di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran melalui model pembelajaran Open Ended. Penerapan proses pembelajaran melalui model pembelajaran Open Ended ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi gaya di kelas V SDN Sidakaya 10 Cilacap. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V MI SDN Sidakaya 10 Cilacap dengan jumlah 33 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Setiap siklus terdapat empat tahapan yang dilaksanakan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2017/2018 mata pelajaran IPA materi gaya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan, hasil penelitian keterampilan berpikir kritis siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 53,3 siklus II diperoleh rata-rata 79,2 dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran melalui model pembelajaran Open Ended dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa kelas V SDN Sidakaya 10 Cilacap. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa terlihat pada saat proses pembelajaran siswa sudah memperhatikan penjelasan guru dengan baik dan sudah banyak siswa yang aktif bertanya terkait dengan materi yang belum dipahami oleh siswa. Peningkatan prestasi belajar siswa dikarenakan siswa mengikuti proses pembelajaran dengan baik sehingga hasil evaluasi siswa baik dan memuaskan

 

Kata Kunci : Berpikir kritis, IPA, Materi gaya, Model pembelajaran Open Ended, Prestasi belajar