HUTAN PINUS LIMPAKUWUS

Orang jika mendengar bahasa ngapak yang terpikir adalah 2 tempat, yaitu Banyumas dan Tegal. Kabupaten Banyumas yang beribukota di Purwokerto memiliki banyak destinasi yang cukup menarik. Orang lebih banyak mengenal Baturaden, padahal di sekitar wilayah Purwokerto masih banyak destinasi wisata, salah satunya adalah Hutan Pinus Limpakuwus. Jika anda sudah sering ke Baturaden,ada baiknya meninjau wilayah hutan pinus ini. Route yang paling mudah adalah sebelum gerbang wisata Baturaden ambil jalan belok kanan, kemudian ikuti terus jalan ini sampai di pertigaan peternakan sapi ambil jalan belok kanan (belok kiri menuju lokawisata Baturaden). Di depan gerbang Wanawisata belok kanan, kemudian ikuti jalan sampai ditemukan gerbang Hutan Pinus Limpakuwus yang berada di kiri jalan,setelah melewati Baturaden Adventure Forest dan Telaga Sunyi.

 

Karcis masuk  ke hutan pinus ini memang tergolong murah karena hanya sepuluh ribu per orang dewasa ditambah parkir lima ribu. Nmpak murah kan ? Iya,tapi masih ada ekornya lho. Memang lokawisata ini menawarkan pada wisata alam yang sejuk dan berada di bawah pohon-pohon pinus yang rindang, sementara di kanan kiri jalan menuju obyek akan melewati bermacam-macam tanaman bunga-bungaan. Memang menyenangkan bagi mata. Di sini anda tinggal memilih tempat untuk istirahat, tapi untuk selfi atau berfoto ria ? nah ini ekornya. Sayangnya di setiap spot yang disediakan per orang harus merogoh kocek lagi sebesar lima ribu. Artinya jika kita mau berfoto di 5 spot yang berbeda ya minimal keluar biaya 25 ribu. Jika biaya ini ditambah dengan ongkos karcis masuk ya jadinya terkesan mahal untuk tempat wisata lokal seukuran hutan pinus ini, karena lokasi wisata yang tidak jauh dari lokasi ini dengan jumlah spot foto lebih banyak hanya membayar biaya dua puluh lima ribu tanpa ada tambahan biaya lagi, meskipun obyek yang satu ini lebih mengandalkan pada kreasi culture manusia,bukan alam.

Perkara mahal atau murah memang relatif, Bagi orang Jakarta misalnya harg itu tergolong sangat murah,tetapi bagi warga lokal jika dibanding dengan obyek sejenis bisa jadi menjadi lebih mahal, tetapi bagaimanapun juga jika sekedar ingin melihat hijaun untuk mata ya cukuplah,dengan biaya sepuluh ribu tanpa harus berselfi di spot-spot foto yang berbayar, yang jelas suasananya memang sejuk menyegarkan.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.