PPG PAUD

Hari ini saya kebagian jatah mendampingi peserta PPG PAUD UMP dalam mengerjakan tugas atau workshop. Saya setelah sekian lama tidak bersentuhan dengan bidang kePAUDan,maka ini menjadi bagian kerja pertama,karena selama ini mendampingi PGSD. Mendampingi PG PAUD itu menyenangkan,apalagi kalau tiba saatnya Peerteaching, karena PAUD identik dengan nyanyi. PAUD tanpa nyanyi bukan PAUD namanya. Tidak ada ceritanya kan PAUD nyanyi lagu-lagu melankolis.

Salah satu hal yang bagi saya menyenangkan ,baik itu mendampingi PPG PGSD maupun PAUD adalah memprovokasi untuk selalu menggunakan logika yang benar. Hal ini saya lakukan karena selama ini pembelajaran seringkali tidak menggunakan logika yang benar. Saat awal pertemuan sengaja saya tanya apakah ibu-ibu sudah makan pagi,kemudian dijawab sudah. Saya berikan tepuk tangan untuk orang-orang hebat,karena bisa makan pagi,sedang saya hanya makan nasi. Ini contoh logika salah kan. Sederhana saja jika makan nasi yang dimakan nasi,makan sate yang dimakan sate,maka makan pagi yang dimakan pagi. Hal yang sama soal logika salah juga terjadi pada lagu anak-anak. Dengan cara inilah saya juga berharap istilah-istilah itu bisa menyebar sehingga logika yang benar akan mewarnai dunia pendidikan (Pwt 29 Maret 2019)

MINUM KOPI CARA SEHAT

Dulu saya tidak suka minum kopi, klo toh minum kopi belum tentu sebulan sekali, Mengapa ? Saya jika minum kopi perut rasanya ga nyaman seperti kembung,kadang bahkan mual. Apa yang salah dengan perut saya ? Ternyata hal itu berbalik ketika suat saat, sekitar 6 tahun yg lalu menemukan sebuah artikel yang menyebutkan bahwa minum kopi juga baik untuk kesehatan, terutama kesehatan janting jika minumnya hanya 2 kali, pagi dan sore,tidak lebih tidak kurang.

Saya mulai mencoba belajar minum kopi sambil belajar cara membuat kopi yang enak tapi tidak membuat perut mual. Ternyata apa yang saya baca itu benar. Sudah 6 tahun ini minum kopi belum pernah merasakan perut kembung. Cara membuat kopi yang sehat dan baik terbyata juga tidak asal mendidih. Air yang baik untuk menyeduh kopi adalah jika suhunya tidak lebih dari 80 derajat celsius. Ohhh selama ini salah to kalau menyeduh dengan air mendidih. Selain itu asal kopi,ketinggian tempat, macam tanaman di sekitar kopi,cara roasting,cara menyeduh berpengaruh terhadap rasa kopi. Alhamdulillah sudah merasakan kopi dari Aceh sampai Papua,dan memang rasanya berbeda-beda. Mana yang paling enak . Tergantung selera, tapi saya lebih suka dengan Kotor (Toraja) dan Banyuatis (Bali). Mengapa Kopi, bukan teh ? Sempat juga sih rutinitas minum teh dengan 3 macam jenis teh yang dicampur selama bertahun-tahun, karena teh 1 merek dengan kombinasi rasanya lebih enak kombinasi, tapi kini cukup Kopi.

Kopi adalah salah satu minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat termasuk teh. Dengan mengonsumsi kopi seseorang akan merasa lebih segar, terjaga, dan perasaan lemas menjadi hilang. Namun, tidak sedikit juga yang mengeluhkan kopi karena terlalu banyak mengandung kafein. Jadi, sebenarnya mana yang benar, kopi bermanfaat untuk tubuh atau tidak? Sebenarnya apa saja yang bermanfaat untuk tubuh bisa jadi berbalik merugikan kalau dikonsumsi dengan salah. Yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana cara mengonsumsi kopi dengan benar dan takarannya tepat. Dengan minum kopi yang takarannya tepat justru membuat kinerja jantung terpacu,jadi ada SEMANGAT gitu. Mari ngopi.

Hello Brother

Entah tulisan siapa yang menyebar di WAG ini,karena tanpa identitas, tapi tulisan ini mewakili jutaan umat Islam akibat tragedi New Zealand. Inggris sudah mengibarkan bendera setengah tiang, meskipun negeri ini bukan mayoritas Islam. Cap terorist juga bisa disematkan pada kelompok non Islam,yg selama ini selalu saja hanya disebut shooter atau bomber,bukan tetorist.

Admin hanya copas tulisan ini

*HELLO BROTHER*

Lelaki surga itu bernama Daoud Nabi. Usianya 71 tahun.
Seorang imigran Afghanistan yang melarikan diri dari hari-hari mengerikan di negara asalnya untuk menemukan kedamaian di tanah indah itu, New Zealand.

Tak terbayangkan oleh Daoud, hari-harinya selama ini yang damai untuk menjalankan imannya sebagai seorang muslim di bumi pertiwi suku Maori itu akan berakhir tragis.
Ketika sorang teroris bernama Brenton Tarrant, warga Australia berusia 28 tahun, membunuhnya bersama 48 muslim lain, dengan senapan mesin, ketika shalat Jumat!

Saat Tarrant mendekati pintu masjid an-Nur di Christchurch, Daoud menyapa pria itu dengan sebuah sapaan penuh cinta dan kedamaian, *”Hello brother”*, ucapnya seperti terekam dalam video yang direkam secara live oleh sang teroris.

Daoud tentu melihat Tarrant menodongkan senjata.
Tetapi cinta yang telah penuh dalam jiwanya tetap membuatnya menyapa dengan penuh kasih, “Halo saudaraku”.
Juga dengan sebuah sambutan,
*“Welcome brother”*, selamat datang (di masjid ini) saudaraku.

Tentu saja, sapaan Daoud bukan sebuah tindakan seorang pengecut.
Itu adalah aksi seorang pemberani yang penuh cinta.
Meski barangkali Daoud mengerti ia sedang menghadapi seorang iblis, Daoud ingin mencoba mengubah situasi itu dengan cintanya.

Namun, Tarrant adalah iblis yang biadab.
Sapaan cinta itu tak berfungsi dalam hatinya.
Ia memberondong Daoud dengan tiga tembakan yang membuatnya tewas seketika.
Dan terus masuk ke dalam masjid untuk membantai jamaah Jumat yang lain.

Hari itu, di Selandia Baru, dari masjid cahaya (an-Nur), Tarrant berusaha membuat seluruh dunia redup.
Tetapi sesungguhnya ia gagal. Cinta Daoud Nabi, ketulusan harinya, kasihnya yang tak pandang siapa, justru membuat an-Nur bercahaya menerangi seluruh dunia.
Ia memberi tahu dunia siapa dan bagaimana seorang muslim sesungguhnya.

Teroris itu mengira bahwa dengan menembaki muslim yang tengah sembahyang ia akan membuat mereka menderita.
Tidak, sama sekali tidak, sebab sesungguhnya mereka langsung diganjar surga.
Barangkali memang akan ada keluarga yang bersedih, tetapi mereka akan ikhlas, sebab yang pergi telah menjadi para syuhada (meninggal di rumah ibadah, di saat sholat, di hari jumat) adalah pertanda yg nyata utk syuhada🙏

Teroris itu mengira bahwa dengan membunuh saudara-saudara muslim kami maka kami akan takut. Demi Allah tidak.
Sedikitpun kami tak gentar karena tak perlu ada yang ditakutkan bila cinta dan kedamaian adalah hal yang memenuhi hati kami. Kebencianmu tak akan mengubah cinta kami pada sesama.

*”Hello brother”* Terima kasih Daoud, kini kau sudah tersenyum di surga. “Welcome brother.” Cintamu, wahai Daoud sang martir, telah meledakkan cahaya dari masjid an-Nur ke seluruh dunia. Membuat dunia tahu siapa muslim sebenarnya.

Teroris itu telah kalah, Saudaraku. Kalah secara telak dan memalukan!

Istirahatlah dengan tenang, wahai para syuhada.

Saat nya kami akan tunjukkan kedunia – bahwa islam itu indah, damai, dan menghormati umat tuhan lainnya 🙏🙏

Salam damai saudaraku🙏🙏
Wasalam
Kami yang berduka🙏🙏