NEM dan RANKING bukan Jaminan Sukses

Awal tahun 2009 ketika merintis pendirian SD UMP saya menekankan sejak awal bahwa yang harus ditekankan di SD ini adalah pendidikan karakter,khususnya kejujuran,kedisiplinan, serta budaya tertib, termasuk belajar antri. Hal itu sudah dilaksanakan sejak pertama kali punya kelas 1.

Berbisnis modal HP klik di sini

Mengapa saya ambil sikap itu? Karena saya tidak percaya soal rangking dan nem yang membuat orang sukses. Itu sebabnya sejak saya merintis berdirinya di SD UMP tahun 2009 tidak ada rangking. Semua anak punya potensi sukses,itulah yang harus dikembangkan. Setiap anak punya potensi berbeda,itu yg harus disediakan sekolah dengan beragam ekskulnya. Apa yang saya lakukan ternyata benar. Baca tulisan berikut ini

Mematahkan Mitos NEM, IPK dan Rangking
Oleh : Prof Agus

Ada 3 hal ternyata tdk terlalu berpengaruh terhadap *kesuksesan* yaitu: *NEM, IPK dan rangking*

Saya mengarungi pendidikan selama 22 tahun (1 tahun TK, 6 tahun SD, 6 tahun SMP-SMA, 4 tahun S1, 5 tahun S2 & S3)

Kemudian sy mengajar selama 15 tahun di universitas di 3 negara maju (AS, Korsel, Australia) dan juga di tanah air.
Saya menjadi saksi betapa *tidak relevannya ketiga konsep di atas* terhadap kesuksesan.

Ternyata sinyalemen saya ini didukung oleh riset yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang berpengaruh terhadap *tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan survey terhadap 733 millioner di US*

Hasil penelitiannya ternyata nilai yang baik (yakni NEM, IPK dan rangking) *hanyalah faktor sukses urutan ke 30*

*Sementara faktor IQ pada urutan ke-21*
*Dan bersekolah di universitas/sekolah favorit di urutan ke-23.*

Jadi saya ingin mengatakan secara sederhana: Anak anda nilai raport nya rendah *Tidak masalah.*

NEM anak anda tidak begitu besar?
Paling banter akibatnya tidak bisa masuk sekolah favorit.
*Yang menurut hasil riset, tidak terlalu pengaruh thdp kesuksesan*

*Lalu apa faktor yang menentukan kesuksesan seseorang itu ?*
Menurut riset Stanley berikut ini adalah sepuluh faktor teratas yang akan mempengaruhi kesuksesan:

1. Kejujuran (Being honest with all people)
2. Disiplin keras (Being well-disciplined)
3. Mudah bergaul (Getting along with people)
4. Dukungan pendamping (Having a supportive spouse)
5. Kerja keras (Working harder than most people)
6. Kecintaan pada yang dikerjakan (Loving my career/business)
7. Kepemimpinan (Having strong leadership qualities)
8. Kepribadian kompetitif (Having a very competitive spirit/personality)
9. Hidup teratur (Being very well-organized)
10. Kemampuan menjual ide (Having an ability to sell my ideas/products)

Hampir kesemua faktor ini tidak terjangkau dengan NEM dan IPK.
Dalam kurikulum semua ini kita kategorikan *softskill.*
Biasanya peserta didik memperolehnya dari kegiatan ekstra-kurikuler.

✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊✊
Mengejar kecerdasan akademik semata hanya akan menjerumuskan diri sendiri secara nyata. Kejarlah kecerdasan spiritual, agamis…, maka kecerdasan lain akan mengikuti dan kesuksesan ada di depan mata…, semoga sukses selalu.

Aamiin 11x 👍🏻🙏🏻❤

Iklan

2 thoughts on “NEM dan RANKING bukan Jaminan Sukses

  1. Terimakasih ,sangat bermanfaat, menambah wawasan serta membuka cara pandang dari sudut yang baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s