DIENG DAN SEKITARNYA

Siapa sih yang tidak mengenal dataran tinggi Dieng atau Dieng plateu ? Daerah ketinggian di Jawa Tengah yang mempunyai beranea ragam obyek wisata. Awal saya membuat tulisan tentang Dieng adalah sebuah kritikan sistem pertaniannya yang tidak ramah lingkungan yang dimuat di harian Kedaulatan Rakyat sekitar tahun 1990-an. Ya memang, pertanian kentang yang ada di dataran tinggi Dieng adalah pertanian yang mempunyai tingkat erosi cukup tinggi yang berdampak pada sedimentasi di Sungai Serayu, tetapi soal obyek wisatanya memang sangat menarik untuk dikunjungi.

Posisi Dieng Plateu berada tepat di tengah-tengah pulau Jawa yang bisa dijangkau dari arah Wonosobo maupun Banjarnegara,tetapi yangg paling mudah terkait dengan ketinggian medan jalannya memang umumnya mengambil rute dari Wonosobo. Jika kita akan ke Dieng bisa naik angkutan umum dari Wonosobo yang cukup banyak pilihannya dan bisa dijangkau dalam waktu kurang lebih 1-2 jam.

Obyek mana saja yang bisa dilihat di Dieng ? Cukup banyak pilihan,namun karena keterbatasan waktu yang hanya 1 hari dan sambil mengantar mahasiswa UNIMUDA Sorong yang sedang melakukan pertukaran mahasiswa dengan PGSD UMP kali ini saya memilih bukit Sikunir, kawah Sikidangg,Candi Arjuna dan Telaga Warna.

1. Bukit Sikunir.

Jika anda ingin menginap di kawasan bukit Sikunir ambillah penginapan di Telaga Sembungan yang jaraknya cukup dekat dengan Sikunir,tapi jangan bayangkan dengan dekatnya di kota. Hal yang perlu disiapkan untuk menginap di sini adalah slayer, scabo, masker,sarung tangan,kaos kaki tebal dan jaket tebal. Hal ini perlu diperhatikan karena kadang suhu udara bisa mmencapai 5 derajat celsius dalam musim dingin. Persiapkan betul makanan sebagai sumber energi karena perjalanan menuju bukit Sikunir cukup melelahkan dan menguras tenaga serta oksigen. Jika anda punya penyakit asthma sebaiknya jangan menuju bukit Sikunir. Jika anda ingin melihat golden sunrise, dan inilah yang paling menjanjikan berangkat setelah sholat subuh di masjid desa Sembungan masih memungkinkan melihat matahari terbit karena perjalanan menuju bukit sekitar 30-45 menit dengan jalan yang cukup terjal, tetapi percayalah, kelelahan anda akan terbayar. UNTUK MELIHAT KEINDAHAN ALAM YANG ASLI MEMANG BUTUH PERJUANGAN.

KUNJUNGAN ke wilayah ini betul-betul memanjakan wisatawan terkait soal harga barang dan souvenir, karena harganya betul-betul bukan harga tempat wisata. Bayangkan saja,harga segelas kopi cuma 5 ribu saja,dan pisang goreng cuma seribu. Anda tidak punya scabo atau slayer ? Tidak usah khawatir,di sini scabo harganya cuma 20 ribu dan slayer 10-15 ribu,sarung tangan 10 ribu. Jadi tidak usah khawatir dikerjai penjual di sini. Jika anda beli oleh-oleh misalnya carica belilah di kawasan ini,karena jika beli di bawah harganya sudah lebih mahal

2. KAWAH SIKIDANG DAN CANDI ARJUNA

(Maaf bersaambung edisi berikut ya)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s