PILIH SUPER TEAM APA SUPERSTAR ?

Ada hal yang menarik dalam laga piala dunia di Rusia baru-baru ini. Ronaldo yang dielu-elukan di Rusia justru pulang lebih awal bersama timnya Portugal, demikian juga Messi juga pulang duluan bersama Argentinanya. Negara-negara yang diawal kurang diunggulkan justru masih berjaya sampai sekarang. Jerman yang juara bertahan saja juga pulang lebih awal. Apa mungkin negara-negara tersebut terlalu mengandalkan Superstarnya? Saya bukan pengamat persepakbolaan, tapi setidaknya bisa diambil pelajaran bahwa apapun keunggulan seorang SUPERSTAR jika SUPERTEAMNYA tidak dibentuk ya akan runtuh.

Dalam bidang pekerjaanpun sebenarnya sama juga, SUPER TEAM akan lebih mampu bekerja dengan baik dibanding SUPERMAN. Dalam bidang pendidikan sebagus apapun kepala sekolah atau bahkan Rektor jika tim dbawahnya tidak solid,tidak saling mendukung pasti akan keteteran juga prestasinya, kinerjanya dan lain-laiin, tetapi pimpinan yang biasa saja jika timnya solid,mau bekerja samaa dan bekerja keras tentu hasilnya akan lain dengan institusi yang hanya menganddalkan keunggulan seseorang saja.

Dalam kegiatan insidental yang melibatkan banyak orang,misalnya KULIAH KERJA NYATA mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang akan dilaksanakan di 6 kabupaten misalnya, juga tidak bisa sekedar mengandalkan KORDES atau KORCAM atau bahkan KORKAB yang mumpuni. Apa jjadinya program KKN yang akan dilaksanakan oleh desa jika KORDESnya pilih tanding tetapi aanggotanya letoy semua. Program KKN akan berjalan dengan maksimal jika semua anggotanya saling mendukung dalam melaksanakan program KKNnya. Kesuksesan program KKN tidak tergantung semata padaa KORDES, tapi juga melibatkan peran serta anggotanya,oleh karena itu siapkan SUPER TEAM dalam menjalankan program KKN.

Dunia bisnis pun tidak jauh berbeda, termasuk PAYTREN juga tidak akan lepas dari konsep tersebut. Paytren adalah bisnis jaringan berbasis syariah yang diakui oleh DSN MUI, juga memiliki ijin yang lengkap dari pemerintah (termasuk OJK dan Bank Indonesia untuk e-moneynya). Tidak mungkin seseorang mengandalkan seorang sponsor untuk meraih kesuksesan. Suatu saat ketika sponsor kelelahan makan jaringan akan berhenti,meskipun tanpa jaringanpun mitra Paytren sudah untung dengan mendapatkan harga lebih murah plus cashbacknya, tapi kan tidak cukup sekedar itu saja. Mitra yangg ingin suses seperti mantan kuli bangunan seperti video di bawah ini tentu harus bekerja keras dan bekerja sama dengan timnya,bukan hanya mengandalkan seorang sponsor saja.

https://youtu.be/Hlpj82dUxxA

Oleh karena itu ketika kita bekerja dalam dunia kerja apapun (termasuk sepak bola) mengandalkan seoang super man aakan ada masanya sang superstar kelelahan. Oleh karena itu kini kita ubah persepsi kita. Ciptaan SUPER TEAM yang benar-benar sold untuk menyelesaikan semua pekerjaan kita hingga TEAM KITA SUKSES,karena kesuksesan TEAM kesuksesan individu juga. SALAM BERJAMAAH

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s