Biarkan semaunya anak

Lagi dan lagi guru dipolisikan. Gara-gara guru menampar murid kini jadi tersangka di kepolisian Banyumas.

Dulu waktu SD saya pernah dilempar guru, pernah dilabur penghapus kapur yang masih penuh dengan kapur, SMP pernah dipukul dengan penggaris. Tapi apakah saya dendam dan sakit hati? Tidak. Saya justru merasakan dengan cara itulah akhirnya saya jadi orang yang disiplin, selalu on time dalam kegiatan apapun, mencoba selalu taat pada aturan. Apakah saya lapor ortu? Tidak. Ortu saya juga guru dan di ssekolah yang sama pula, karena jika saya lapor justru tambah hukumam karena juga pernah dikkat tangan saya oleh ortu juga. Saya tidak tahu apa jadinya jika semua itu tidak saya peroleh ketika masih suka melanggar aturan atau tidak disiplin. Anak zaman now?

Mau tahubisnis zaman now, klik di sini

Tapi kini semua itu berubah, zaman now justru orang tua yang marah-marah kalau anaknya dihukum, bahkan beberapa kali kita dengar, kita lihat, guru berurusan dengan polisi. Jangan salahkan guru lagi jik besok- besok jadi cuek dengan karakter anak. Mau tidak disiplin mau disiplin, mau jadi anak bandel mau sopan, mau jadi pencoleng mau anak baik terserah saja, masa bodoh, terserah ortu mau dijadikan apa si anak. Apakah itu yang diinginkan ortu zaman now?

Guru memang kini hanya sebatas pelengkap seperti kopi. Jika Anak pintar yang dibilang siapa dulu ortunya. Jika anak sopan lagi-lagi siapa donk ortunya, tapi jika anak bandel gantian gimana nih cara gurunya mendidik. Guru hanya dapat yang jelek-jelek saja, tapi saat dibutuhkan untuk membentuk menjadi baik disalahkan juga.

Apa sih maunya ortu zaman now?

#pgri

#gurukita

#karakterdibiarkansaja

Iklan

One thought on “Biarkan semaunya anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s