Kelor, bisa jadi Teh Surga

Kelor, begitu biasa disebut. Di Jawa Tengah bagian barat daun tanaman ini selalu digunakan untuk syarat memandikan mayat. Oleh karena itulah nyaris tidak ada yang mau memasak atau memakan daun kelor. Mungkin terbayang tentang jenazah. Anehnya sejak dulu pula di Jawa Timur daun ini justru biasa dimasak sayur bening (jawa) dan rasanya segar dan nikmat. Penulis sendiri pertama kali merasakan sayur kelor waktu di Kediri tahun 2012, dan itu pertama kali tahu kalau kelor bisa disayur. Jaman kini berubah.

Di Eropa dan Amerika sedang happening sekali dan disebutnya Miracle Tree. Miracle Tree, luar biasa. Ternyata itu di Indonesia namanya pohon KELOR.

Jadikan HP anda penghasil uang

Khasiatnya Tidak Ada Yang Menandingi…

Kandungan Vitamin dan Mineralnya… daun KELOR ter-Tinggi diantara buah atau sayuran…
– Vit C nya dalam daun KELOR kadar yang sama adalah 3x buah Jeruk…
– Proteinnya 3x
– Kalsiumnya 7X dibanding Susu
Di Jerman di jual Ekstraknya dalam kapsul Sangat Mahal… namanya Kapsul Mohinga ….

Hanya dengan makan daun KELOR saja…
semua kebutuhan nutrisi telah terpenuhi…
dan mudah terserap tubuh
karena pada dasarnya manusia dari struktur pencernaan adalah HERBIVORA / pemakan daun2an.

Alhamdulillah …
Murah dan menyembuhkan segala penyakit…
diantaranya…
– *Kanker Stadium 4*
– *Jantung*
– *Diabetes*
– *Kolesterol*
– *Asam Urat*
dan…
– *Penyakit Degeneratif* lain… dan hebatnya nikmat dimakan…

Pohon yang mudah ditanam dan karena khasiatnya luarbiasa
maka alangkah baiknya ditanam di rumah, di kantor, di taman umum
langsung di tanah atau di pot.

Ketika di konfirmasi kebenaran konten ini kepada Prof. Rudy Purwanto (IPB)
Beliau membenarkan konten ini
Beliau katakan bahwa KELOR
merupakan tanaman yang istimewa untuk obat.
Ternyata untuk sehat tidak harus mahal, tidak perlu perawatan kesehatan ke luar negeri bukan … ?

Bisa dimulai dari pekarangan rumah kita.

MORINGA OLIVERA udah diakui oleh FAO

#melanxingHebring
#LseHerba

POHON AJAIB KELOR telah dinobatkan oleh WHO sebagai pohon ajaib

Seiring berjalannya waktu penelitian ilmiah tentang manfaat daun kelor yang didengungkan sejak dahulu pun diteliti secara ilmiah. Seorang ahli obat tradisional, Gunter Harnisch dalam pengantar buku mengenai kejaiban pohon kelor menyebutkan keunggulan tanaman kelor berdasarkan beberapa penelitian seperti diungkapkan Peneliti Senior Bidang Etnobotani Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Eko B. Walujo dalam Seminar Ilmiah Tanaman Obat Kelor di Kantor Badan POM, Jakarta pada Rabu (12/8/2015).

Berikut keunggulan tanaman kelor dibandingkan sayuran yang lain:
– 2X lebih banyak dari protein pada kedelai.
– 6X lebih banyak dari Vitamin C pada jeruk.
– 4X lebih banyak dari Vitamin A pada wortel.
– 4X lebih banyak dari kalsium pada susu.
– 7X lebih banyak dari kalium pada pisang.
– 7X lebih banyak dari vitamin B1 dan B2 pada ragi.
– 6X lebih banyak dari polifenol pada anggur merah.
– 4X lebih banyak dari asam folat pada hati sapi.
– 4X lebih banyak dari vitamin E pada gandum.
– 2X lebih banyak dari serat pada gandum.
– 1,5X lebih banyak dari asam amino esensial pada telur
– 25X lebih banyak dari zat besi pada bayam.

Manfaat Daun Kelor :
1. Menurunkan tekanan darah tinggi.
2. Mengurangi kolesterol
3. Meningkatkan kinerja jantung
4. Menurunkan kadar gula dlm darah / diabetes
5. Sebagai Antioksidan, mengeluarkan racun dlm tubuh
6. Anti kanker, tumor
7. Mencegah kerusakan hati dan ginjal
8. Mengatasi kemandulan
9. Menyembuhkan penyakit SPLENOMEGALI yaitu terjadinya pembengkakan pada limpa
10. Mempercepat produksi sel darah merah ( baik diminum untuk ibu2 pasca kelahiran).
11. *Memperkuat Rahim*
12. Membantu meringankan sakit pegal karena asam urat dan rematik.

Semoga bermanfaat…😊
Semangat sehat..

#love #instamood #photooftheday #me #cute #beautiful #follow #smile #followme #friends #hair #portrait #iphonesia #selfie .

32 PTS DILARANG TERIMA MAHASISWA BARU

Tahun ajaran baru 2018/2019 segera tiba. Namun, lulusan sekolah menengah atas atau sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi swasta (PTS) perlu jeli dalam menentukan pilihan. Pasalnya, tidak sedikit PTS bermasalah.

Data Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyebutkan terdapat 32 PTS saat ini berstatus dalam pembinaan karena mengalami masalah beragam. Mulai sistem pendidikan, konflik yayasan, hingga kekurangan dosen dan mahasiswa.

“Sanksi yang diberikan harus tegas, tetapi dalam semangat membina,” kata Pengamat Pendidikan Tinggi dari Universitas Widya Mataram Edy Suandi Hamid kepada HARIAN NASIONAL, Selasa (27/3).

Edy menjelaskan, pendampingan yang dilakukan Kemenristekdikti harus sesuai kasus. Target evaluasi pembinaan selama enam bulan bisa menjadi shock therapy memadai. Menurut Edy, upaya Kemenristekdikti dalam membina PTS bermasalah semakin membaik. Selain pembinaan, lanjut dia, langkah pengendalian dan pengawasan juga diterapkan.

Mafaatkan handphone sebagai sumber penghasilan.klik saja tuh

“Masyarakat dan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta harus aktif mengawasi,” katanya.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, 32 PTS yang sedang menjalani pembinaan tak boleh menerima mahasiswa pada tahun ajaran baru.

“Yang sedang menyelesaikan permasalahan ditahan, mereka tidak boleh menerima mahasiswa baru,” kata Nasir.

Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti Totok Prasetyo berujar, pendampingan yang diberikan kepada PTS bermasalah beragam. Menurut dia, bantuan disesuaikan dengan masalah yang dihadapi.

Kemenristekdikti, Totok melanjutkan, tidak menetapkan batas waktu pendampingan. Periode pendampingan tergantung masalah yang dialami PTS bersangkutan.

“Pembinaan 32 PTS dimulai berbeda-beda, jadi penyelesaiannya juga berbeda,” tutur Totok.

(Sumber Harnas.com)

Kesempatan masih ada (motivasi hidup), tonton videonya

https://youtu.be/OyH6Mj8OPXM

MENATA TIDAK HARUS MELANGGAR ATURAN

Saya pernah tulis sebuah status terkait dengan kebijakan Gubernur DKI terkait penataan Tanah Abang. Saya bukan penduduk DKI, sehingga tidak ada hubungan mendukung atau tidak mendukung saat menulis status tersebut. Ini bukan soal pendukung atau bukan pendukung,hater atau liker,tapi soal aturan. Saat itu saya tulis menata demi mendapat simpati warga dan mendapat citra baik boleh,boleh saja,tapi jangan dengan cara melanggar aturan. Apa jadinya jika seorang pejabat publik, dalam hal ini Gubernur justru memebri contoh dengan melanggar aturan. Bagaimanapun juga jalan raya adalah fasilitas untuk lalu lintas,bukan untuk berdagang. Trotoar saja (mestinya) tidak boleh untuk jualan karena itu fasilitas pejalan kaki kok,meski kenyataaannya banyak pelanggaran,apalagi jalan raya. Maka menjadi sebuah kebijakan yang aneh ketika demi menata sebuah pusat perdagangan dengan cara melanggar UU lalu lintas,memfungsikan jalan Jati Baru untuk tempat berjualan para PKL.

Bagaimana mengubah budaya antri bayar-bayar jadi tanpa antri,cukup bayar dari rumah ?klik di sini

APA YANG saya sampaikan kini terbukti. Pemda DKI mendapat teguran dari Ombudsman dengan ditemukannya 4 pelanggaran administratif terkait kebijakan Jati Baru. Ombudsman memberi tenggat waktu 30 hari untuk merespon apa yang disampaikan oleh Ombudsman dan memberi tenggat 60 hari untuk melaksanakan keputusan yang bersifat finak dan mengikat ini. Dengan keluarnya keputusan ini akibatnya berapa juta uang yang sudah digelontorkan untuk memfasilitasi PKL dengan cara melanggar aturan jadi sia-sia ? Ini menjadi catatan dan peringatan untuk pejabat yang lain,siapapun itu,agar tidak melanggar undang-undang dengan alasan penataan kota. Jadilah pejabat publik yang baik dengan tidak memberi contoh melanggar undang-undang.

PARADIGMA BARU PENDIDIKAN DI INDONESIA

Prof.Dr.Tanto Sukardi,M.Hum hari ini Rabu tanggal 14 Maret 2018 dikukuhkan menjadi guru besar baru di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Guru Besar baru ini adalah dosen Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang juga merupakan dosen Kopertis wilayah VI yang diperbantukan di UMP. Prof Tanto Sukardi merupakan guru besar ke dua untuk prodi Pendidikan Sejarah dan ke tiga untuk FKIP.
klikwa.com/informasinyadong

Prof Dr. Tanto Sukardi dilahirkan di desa Glempangpasir Kabupaten Cilacap pada tahun 1954. Masa kecil Tanto, begitu biasa dipanggil dibesarkan dari keluarga petani di desa. Sejak kecil sampai SMA di selesaikan di Cilacap,dan sarjana muda serta sarjananya diselesaikan di IKIP Yogyakarta,sekarang menjadi UNY. Setelah lulus dari IKIP sempat menjadi guru di MAN Yogyakarta dan kemudian menjadi dosen di IKIP PGRI Yogyakarta sebelum akhirnya pindah dan menetap di Purwokerto menjadi dosen di IKIP Muhammadiyah Purwokerto yang kemudian menjadi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. S2 diselesaikan di UGM dan S3 diselesaikan di UPI Bandung.

Mau tahu ? silahkan klik di sini

Tanto Sukardi dalam pidato pengukuhannya menyampakan tema PARADIGMA BARU PENDIDIKAN DI INDONESIA DAN TUNTUTAN INIVASI PEMBELAJARAN SEJARAH DALAM ERA GLOBALISASI. Inti pidato pengukuhannya Tanto menyampaikan bahwa kharakteritik sistem pendidikan yang dibutuhkan di Indonesia dalam era globalisasi mencakup 3 hal, yaitu (1) Target dan sasaran sistem pendidikan yang dibangun harus mampu menghasilkan agen perubahan. (2) Sistem pendidikan yang dikembangkan harus mampu sebagai pengembang sikap toleransi dan saling pengertian peserta didik. (3) Sistem pendidikan yang dibangun harus mampu mnegembangkan proses pendidikan secara profesional.

Oleh karena itu sebagai konsekuensi dari perkembangan yang terjadi, pemerintah dituntut untuk melakukan inovasi sistem pendidikan sesuai dengan tuntutan perubahan dalam suatu pola pembinaan,yang menempatkan pendidikan sebagai : 1) bagian integral dari pembangunan nasional dan daerah, 2) penghubung natara dunia IPTEK dan kebutuhan masyarakat, 3) upaya pengembangan pola analitik yang berorientasi pada pemecahan masalah dengan pandangan masa depan, 4) bentuk partisipasi dalam perbaikan dan pnegmebangan mutu kehidupan dan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan penerapannya, 5) upaya yang memungkinkan pengembangan seluruh kemampuan serta kepribadian manusia,mobilitas dalam memperoleh pengalaman, diversifikaso, demokratisasi dalam pendidikan,proses belajar,mobilisasi sumber masyarakat untuk pendidikan (dikutip dari Brodjonegoro,2001).

Tanto Sukardi sebagai guru besar baru bidang pendidikan sejarah pada akhirnya akan memberikan nuansa baru,cakrawala baru untuk pengembangan UMP pada umumnya dan FKIP pada khususnya. Akhirnya admin ucpakan SELAMAT KEPADA PROF.DR.TANTO SUKARDI,M.Hum atas diraihnya posisi puncak di bidang profesionalisme seorang dosen,yaitu menjadi Guru Besar yang tentu akan makin berat tanggung jawabnya (eka2001id)