HIBAH BINA DESA UNTUK MAHASISWA

Menindaklanjuti surat Direktur Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti no: 291/B3.3/KM/2017 tanggal 8 Februari 2017 perihal Tawaran Program Hibah Bina Desa 2017, bersama ini kami sampaikan dengan hormat bahwa, dalam rangka menumbuhkan rasa peduli mahasiswa untuk berkontribusi kepada masyarakat desa, Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti kembali menawarkan ke berbagai bentuk organisasi mahasiswa baik Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau lembaga eksekutif mahasiswa untuk mengikuti Program Hibah Bina Desa (PHBD) Tahun 2017.Kepada organisasi mahasiswa yang berminat untuk mengikuti PHBD dapat mengusulkan pra-proposal melalui laman: http://phbd.ristekdikti.go.id/ paling lambat tanggal 12 Maret 2017.

Sistematika penulisan pra-proposal dan ketentuan lainnya dapat merujuk pada pedoman Program Hibah Bina Desa (PHBD) tahun 2017 yang dapat diunduh melalui laman: http://belmawa.ristekdikti.go.id/ atau http://phbd.ristekdikti.go.id/.

Demikian atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

Pilkada serentak,15 Februari 2017 libur nasional

Dengan pertimbangan adanya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak di beberapa provinsi dan kabupaten/kota, pemerintah memandang perlu untuk menetapkan hari libur nasional guna memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara menggunakan hak pilihnya.Atas dasar pertimbangan tersebut, pada 10 Februari 2017, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2017 sebagai Hari Libur Nasional.Menurut Keppres ini, berdasarkan pasal 84 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 bahwa pemungutan suara dilakukan pada hari yang diliburkan.

Lebih lanjut, Komisi Pemilihan Umum (KPU), menurut Keppres ini, melalui Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2017 telah menetapkan hari, tanggal, dan waktu pemungutan suara pada hari Rabu, 15 Februari 2017.

“Menetapkan hari Rabu tanggal 15 Februari 2017 sebagai hari libur nasional dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak,” bunyi Diktum PERTAMA Keppres Nomor 3 Tahun 2017. Di akhir Keppres, disampaikan bahwa Keputusan Presiden ini berlaku sejak tanggal ditetapkan yakni pada 10 Februari 2017 di Jakarta.

Salinan Keppres Nomor 3 Tahun 2017 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2017 sebagai Hari Libur Nasional dapat diunduh di Keppres Nomor 3 Tahun 2017. Sebagai informasi, pilkada serentak ada di 7 Provinsi yaitu Provinsi Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat. Untuk tingkat kabupaten diselenggarakan di 76 Kabupaten dan 18 kota di seluruh Indonesi

MEMANFAATKAN HP SEBAGAI MESIN UANG

Teknologi pembayaran/pembelian segala macam kebutuhan sehari-hari, baik untuk pribadi, keluarga atau keperluan kantor seperti isi ulang pulsa, listrik, internet, telepon, PDAM, cicilan, tv berbayar, pembelian tiket pesawat, kereta api, bahkan kelak untuk melakukan belanja apapun baik itu di mall, toko, atau warung bisa memakai HP saja tanpa membawa uang cash. Program-program & teknologi berbasis IT terus dikembangkan. Saat ini telah hadir PAYTREN Academy (sekolah digital), PAYTREN Messenger (Semacam WhatsApp) PAYTREN Umrah (peluang umrah) Treni power penghemat BBM, PAYTREN Market Place (Semacam Tokopedia, Bukalapak, OLX, dll) serta masih banyak project-project Ust. Yusuf Mansur kedepannya.

Ternyata memang potensi bisnis online payment luar biasa BESAR… Ada perputaran uang besar di bidang online payment, dan ini akan menjadi tren baru di Indonesia dan di dunia. Peluang ini pun menjadi ajang perebutan pasar di Indonesia, sebagaimana dilansir oleh salah satu majalah terkemuka terbitan Indonesia :Gurihnya bisnis mobile money dan digital payment salama ini hanya dinikmati oleh perusahaan korporasi seperti bank yang tentunya adanya dimiliki para konglomerat bahka sebagian besar sudah dimiliki orang asing, sehingga yang kaya semakin kaya, si miskin jadi objek saja.
Melalui Bisnis yang menjanjikan ini, Ustad Yusuf Mansur ingin mengajak kita yang salama ini hanya menjadi pemakai/pelanggan/konsumen, untuk terjun juga menjadi pelaku. Dengan cara ini  kita sebagai pemakai juga merasakan keuntungannya. Pasar penjualan teknologi ini ditargetkan mencapai 10 juta komunitas pengguna ponsel dari 200 juta lebih pengguna ponsel di Indonesia yang ada saat ini. Ini merupakan Kesempatan dan peluang yang sangat besar bagi anda, dengan tingginya animo masyarakat untuk bergabung terlihat dari jumlah member selama soft launching tengah memasuki angka Setengah Juta Mitra tersebar diseluruh Indonesia.

Terlepas dari ketokohan Ustadz Yusuf Mansur sebagai Figur pendiri & pemimpin perusahaan, TRENi dengan produknya telah mampu menjadi alternatif memudahkan transaksi dan sebagai peluang bisnis paling menarik bagi keluarga Indonesia. Anda tindak hanya Berbisnis tapi juga Belajar dan Beramal.

Dalam rangka memperkuat posisi Bisnis ini agar makin sesuai dengan syariah, maka Treni menggandeng 2 orang pakar ekonomi syariah untuk masuk ke dalam Manajemen Treni

SELAMAT DATANG MITRA BISNIS KAMI

“Alhamdulillaah… Prof. DR. Syafii Antonio. Komisaris yang lain, DR. Irfan Syauqi Beik. Dua guru yang juga sahabat saya, abang saya, wujud dari komitmen Paytren memberikan layanan sesyar’i-syar’inya dan sehalal-halalnya. Saya menyadari, ilmu saya sangat kurang. Karenanya sekalian saya belajar dari keduanya sambil keduanya membereskan apa yang belom beres, dan melengkapi apa yang menjadi kekurangan.” (Ust Yusuf Mansur)