PRAY FOR NABAWI MOSQUE

BIADAB, itulah kata-kata yang paling tepat untuk menggambarkan pelaku pengeboman di halaman masjid NABAWI. Bagimana mungkin tempat yang menjadi symbol Islam dibom. Siapapun yang bertanggung jawab terhadap aksi keji itu maka layak disematkan sebagai orang yang tidak punya perasaan dan empati. Jika pelakj mengatas namakan jihad,maka pertanyaannya jihad atas dasar apa melakukan aksi justru ditempat yang diagungkan umat Islam, teMpat Nabi Muhammad SAW disemayamkan.

Dilansir Reuters, Selasa (5/7/2016), menurut televisi al-Arabiya selain dua petugas keamanan Masjid Nabawi, satu orang pengebom bunuh diri juga tewas dalam peristiwa yang terjadi Senin (4/7) sore waktu Arab Saudi.  Ledakan ini terjadi di dekat markas petugas keamanan Masjid Nabawi. Pengebom bunuh diri meledakkan bom saat para petugas tengah berbuka puasa. Ledakan di dekat Masjid Madinah ini diikuti ledakan lainnya di Qatif dan Jeddah.  Gambar yang beredar di media sosial menunjukkan, asap hitam mengepul dari api yang berkobar di dekat masjid. 

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan bom bunuh diri terjadi di tempat parkir antara halaman dengan mesjid yang dibangun Nabi Muhammad dan dikunjungi jutaan orang setiap tahunnya itu. Sumber lain menyebut pelaku meledakkan diri dekat pos pemeriksaan keamanan dekat Mesjid Nabawi. Pelaku juga tewas dalam serangan yang terjadi saat salat magrib usai buka puasa tersebut.

Seorang jemaah asal Afrika Selatan, Qari Ziyaad Patel, 36 tahun, mengatakan ledakan terjadi saat adzan magrib berakhir. Saat itu banyak yang mengira suara ledakan adalah ledakan kanon menyambut datangnya Idul Fitri. Tetapi kemudian dia merasakan tanah berguncang. “Getarannya sangat kuat,” kata Patel seperti dikutip Associated Press. “Suaranya seperti gedung meledak.” Pada saat yang hampir bersamaan, dua ledakan lain terjadi dekat sebuah mesjid di Kota Qatif. Para saksi mata mengatakan pelaku meledakkan diri di luar sebuah mesjid Syiah namun tidak ada korban jiwa selain dia. Bagian tubuh pelaku berserakan di lokasi kejadian yang merupakan distrik bisnis tersebut. “Bom bunuh diri pastinya. Saya melihat jenazahnya meledak berkeping-keping,” kata seorang warga. Seorang warga lain mengatakan satu pelaku lain meledakkan diri dekat mesjid. 

Sampai saat ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab, tetapi siapapun pelakunya perlu dikutuk, meskipun nantinya diketahui pelakunya orang muslim sekalipun. Ledakan yang terjadi di Turki, di Dakkha, di Irak selama ini diakui dilakukan oleh ISIS. Jika kemudian yang terjadi di Madinah juga diakui dilakukan ISIS (ini jika ya,karena sampai sekarang belum jelas) maka jelas meteka bukan Islam,tetapi musuh Islam. Pengakuan bahwa mereka muslim dan bertujuan membangun daulah Islam hanya kedok wajah banditnya belaka. Seorang muslim tidak mungkin melakukan pengeboman di kompleks masjid yang dibangun oleh tangan Nabi sendiri, tetapi justru akan memuliakannya. Masih adakah yang mengaku muslim membela mereka siapapun yang melakukan setelah kejadian ini jika memang benar ? Bagaimanapun juga tindakan yang mengarah pada perusakan simbol umat Islam akan membuat umat  muslim seluruh dunia marah. Kita doaka  semoga mereka yang menknggal selain pelakunya mayi syahid, dan kaki tangan dan kepala yang bertanggung jawab segera tertangkap.

Video amatir detik-detik ledakan.

https://m.youtube.com/watch?v=b7moKqiYimI