PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN

Sertifikasi guru selama ini dapat diperoleh melalui PLPG, dan UMP sebagai salah satu penyelenggaranya. Sertifikasi guru tahun 2016 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,karena harus melalui workshop yang disebut dengan Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan. Apa dan bagaimana tentang PPGJ berikut ini disampsikan gambarannya.

1. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).2. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar di sekolah di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kecuali guru Pendidikan Agama.

3. Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dengan ketentuan: Guru PNS yang sudah dimutasi sebagai tindak lanjut dari Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama Nomor 05/X/PB/2011, Nomor SPB/03/M.PAN-RB/10/2011, Nomor 48 Tahun 2011, Nomor 158/PMK.01/2011, Nomor 11 Tahun 2011 tentang Penataan dan Pemerataan Guru Pegawai Negeri Sipil dan Permendikbud Nomor 62 Tahun 2013. Tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan dalam Rangka Penataan dan Pemerataan Guru, harus memiliki Surat Keputusan Mutasi dari Bupati/Walikota. Guru bukan PNS yang sudah dimutasi oleh yayasan pada bidang studi sertifikasi yang berbeda karena alasan linieritas, diusulkan oleh kepala sekolah dan disetujui oleh kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota.

4. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.

5. Guru bukan PNS pada sekolah swasta yang memiliki SK pengangkatan sebagai guru tetap dari penyelenggara pendidikan (guru tetap yayasan/GTY), sedangkan guru bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK pengangkatan dari Bupati/Walikota. Guru bukan PNS tersebut harus sudah kerja minimum 2 tahun secara terus menerus yang dibuktikan dengan SK dimaksud.

6. Pada tanggal 1 Januari 2016 belum memasuki usia 60 tahun.

7. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. Jika peserta diketahui sakit pada saat datang untuk mengikuti workshop yang menyebabkan tidak mampu mengikuti kegiatan workshop, maka LPTK berhak meminta pemeriksaan ulang terhadap kesehatan peserta tersebut. Jika hasil pemeriksaan kesehatan menyatakan peserta tidak sehat, LPTK berhak menunda atau membatalkan keikutsertaan yang bersangkutan d
alam workshop.

Semua guru yang memenuhi persyaratan peserta sebagaimana tersebut di atas mempunyai kesempatan yang sama untuk dilakukan seleksi akademik berbasis hasil uji kompetensi (UKA atau UKG). UKA dan UKG yang dimaksud dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2013 dan 2014. Guru dalam jabatan yang belum memiliki nilai UKA/UKG akan diikutkan pada pelaksanaan UKA tahun 2016.

Guru yang didiskualifikasi pada sertifikasi tahun 2007-2014 karena pemalsuan dokumen, yang bersangkutan kehilangan hak sebagai peserta sertifikasi guru melalui PPGJ sesuai Pasal 63 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Guru berkualifikasi akademik S-1/D-IV yang tidak lulus (TL) sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun sebelumnya dapat langsung menjadi peserta sertifikasi guru melalui PPGJ tahun 2016.

Penetapan bidang studi sertifikasi harus linier dengan kualifikasi akademik S-1/D-IV, kecuali guru yang diangkat sebelum tahun 2006 penetapan bidang studi sertifikasi mengacu pada kualifikasi akademik S-1/D-IV atau bidang studi yang diampu minimal 5 (lima) tahun berturut-turut.

Penetapan peserta dilakukan secara berkeadilan dan transparan melalui online system dengan menggunakan Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru melalui PPGJ (AP2SG-PPGJ). Daftar rangking bakal calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ diumumkan oleh Badan PSDMPK-PMP melalui situs http://www.sergur.kemdiknas.go.id

Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dapat menghapus calon peserta yang sudah tercantum namanya dalam daftar calon peserta Sertifikasi Guru melalui PPGJ atas persetujuan LPMP dengan alasan yang dapat dipertanggung jawabkan yaitu:

>Meninggal dunia atau

sakit permanen

> Melakukan pelanggaran disiplin

> Mutasi ke jabatan selain guru

> Mutasi ke kabupaten/kota lain

> mengajar sebagai guru tetap di Kementerian lain,

pensiun

> Mengundurkan diri dari calon peserta

> Sudah memiliki sertifikat pendidik baik di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun di Kementerian lain, kecuali sebagaimana yang dijelaskan pada poin 3 persyaratan peserta di atas.

Calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ tahun 2016 tidak dialih tugaskan pada jabatan lain, baik fungsional maupun struktural.

Penetapan calon peserta untuk jenjang TK, SD, dan SMP oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, sedangkan untuk jenjang SMA/SMK dan SLB oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan akademik berbasis hasil UKA atau UKG akan ditetapkan sebagai peserta sesuai dengan kuota yang telah ditentukan dengan urutan prioritas sebagai berikut :

Seluruh peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2013-2014 yang tidak lulus dengan kategori TL. 

Guru sudah memiliki sertifikat pendidik dan dimutasikan untuk mengajar bidang tugas baru sesuai dengan kualifikasi akademik (selanjutnya disebut sertifikasi kedua) sesuai pasal 2 Permendikbud Nomor 62 Tahun 2013 tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan dalam Rangka Penataan dan Pemerataan Guru dengan terlebih dahulu mengikuti UKA pada bidang tugas baru.

Guru yang diangkat sebelum bulan Januari tahun 2006

Guru yang tidak termasuk kategori a, b, c di atas diranking berdasarkan hasil UKA. Data peserta sertifikasi guru melalui PPGJ sesuai dengan urutan di atas akan ditampilkan pada AP2SG-PPGJ untuk dijadikan dasar penetapan peserta sertifikasi guru melalui PPGJ tahun 2015.

PENETAPAN BIDANG STUDI

Penetapan Bidang Studi Guru secara profesional harus menetapkan bidang studi pada sertifikasi guru melalui PPGJ yang akan diikuti. Bidang studi yang dipilih harus linier/berdasarkan latar belakang pendidikan S-1/D-IV yang dimiliki. Hal penting yang harus disadari oleh guru bahwa bidang studi ini akan melekat terus pada guru selama menjalankan profesi guru. Latar belakang pendidikan S-1/D-IV yang linier dengan bidang studi sertifikasi guru melalui PPGJ dicantumkan dalam Lampiran :

Peserta sertifikasi guru melalui PPGJ diharapkan tidak melakukan kesalahan dalam menuliskan nomor kode bidang studi karena bidang studi ini akan menjadi dasar penilaian oleh LPTK dalam pelaksanaan sertifikasi guru melalui PPGJ. Kesalahan akan menyebabkan terjadinya penundaan proses sertifikasi guru melalui PPGJ di LPTK. Kode bidang studi sertifikasi guru melalui PPGJ ditunjukkan pada nomor peserta sertifikasi guru melalui PPGJ pada digit 7, 8, dan 9. Daftar kode bidang studi dapat dilihat pada Lampiran

Bidang studi sertifikasi guru melalui PPGJ menjadi acuan dasar dalam beberapa kebijakan, yaitu: penentuan soal uji kompetensi; penentuan pembagian tugas mengajar guru; pemberian tunjangan profesi guru; penilaian kinerja guru; dan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

GERHANA MATAHARI: PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP MITOSNYA

Gerhana matahari total (selanjutnya disebut GMT) akan muncul lagi besok tanggal 9 Maret 2016. Pemerintah Indonesia telah berupaya dengan berbagai cara agar momen ini menjadi momen pariwisata internasional. Langkah yang ditempuh ini nampaknya berbeda dengan apa yang dilakukan pemerintah pada peristiwa yang sama sebelumnya. Gegap gempitanya GMT saat ini berbeda dengan gegap gempitanya puluhan tahun yang lalu.GMT sebenarnya peristiwa alam biasa saja, yang tidak biasa adalah kemunculannya yang cukup lama di tempat sama,meskipun dalam satu wilayah bisa dihitung dalam beberapa tahun. Indonesia sendiri sudah sering melihat fenomena GMT,bahkan pada abad 19 sudah nampak pada tahun 1901. Wilayah yang mendapat fenomena GMT pada 18 Mei 1901 adalah Padang, Jambi, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Palu, dan Ambon. Berikutnya pada 14 Januari 1926 di wilayah Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, dan Pontianak. Tanggal 9 Mei 1929 daerah Aceh dan Sumatera Utara. Wilayah selanjutnya Manado dan Maluku Utara pada tanggal 13 Februari 1934, kemudian Palu dan Papua pada tanggal 4 Februari 1962.

Fenomena langka ini terjadi lagi tanggal 11 Juni 1983 di daerah Yogyakarta, Semarang, Solo, Kudus, Madiun, Kediri, Surabaya, Makassar, Kendari, dan Papua. Berikutnya tanggal 22 November 1984 terjadi lagi di Papua. Palembang, Bengkulu, Pangkal Pinang, dan Bangka Belitung melihat GMT selama 2 menit 19 detik pada tanggal 18 Maret 1988, dan kembali lagi tanggal 24 Oktober 199 di Sangihe dengan waktu 1 menit 53 detik. Indonesia tahun ini melihat fenomena GMT lagi besok tanggal 9 Maret 2016 di wilayah Palembang, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, dan Ternate.

Dari semua kejadian yang ada tersebut,fenomena terlama nampaknya yang terjadi pada tahun 1983, yaitu sekitar 30 menit dari mulai awal sampai berakhirnya GMT. Sayangnya kejadian terlama pada tahun 1983 tersebut sedikit memprihatinkan terkait dengan munculnya mitos yang menyesatkan dan juga memalukan dalam kacamata ilmu pengetahuan. MITOS tentang GMT memang sudah berabad-abad ada di Indonesia, tetapi pengaruh mitos tersebut nampaknya bergeser sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penulis masih ingat ketika ada fenomena gerhana matahari sebagian pada tahun 60an hampir semua anak-anak pada masa itu diminta memukul kentongan sampai mataharinya muncul kembali. Pada masa itu mitos yang berkembang adalah bahwa matahari dimakan oleh raksasa,maka agar matahari dimuntahkan lagi harus dibuat keramaian. Mitos itulah yang kemudian membuat suasana hiruk pikuk dengan tambuhan kentongan dan lesung di hampir semua tempat.

Fenomena GMT pada tahun 1983 memang sudah tidak dibarengi dengan tabuhan kentongan lagi,nampaknya mitos itu sudah mulai hilang dari kepercayaan penduduk. Pada masa itu pemerintah dengan gencar menyosialisasiskan melalui surat kabar dan TVRI yang pada masa itu menjadi satu-satunya televisi di Indonesia,itupun masih hitam putih,dan masih sedikit yang memiliki,tidak seperti sekarang ini,internet belum ada,apalagi HP.

Sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah sayangnya banyak yang ditelan mentah-mentah oleh sebagian rakyat yang kurang pemahamannya. Pemerintah pada waktu itu menyosialisasikan bahwa melihat GMT akan dapat menyebabkan kebutaan, dan bagi para peneliti sebaiknya menggunakan kacamata yang dilapisi dengan film yang digosongkan (sayang sekarang fotografi sudah tidak menggunakan film,sehingga susah mencarinya). Konsep bahwa melihat GMT akan menyebabkan kebutaan itulah yang pada waktu itu membuat banyak rakyat kebanyakan bersembunyi di kolong meja,tempat tidur dan sebagainya. Nampaknya sosialisasi yang ditempuh pemerintah pada masa itu salah sasaran.

Penulis sendiri pada taun 1983 juga terlibat dalam penelitian GMT untuk membuktikan hipotesa exogen dan endogen,yaitu untuk memastikan apakah makhluk hidup yang keluar pada waktu malam dipengaruhi oleh faktor cahaya matahari ataukah karena adanya jam biologi pada makhluk hidup tersebut. Hasil penelitian memang menunjukan bahwa kedua hipotesa itu berjalan,artinya ada yang dipengaruhi oleh cahaya matahari ada pula yang dipengaruhi oleh jam biologi. Pengamatan yang dilakukan dengan merekam makhluk hidup dan juga proses perjalanan GMT dengan pelindung film yang digosongkan memang ampuh untuk menangkal efek cahaya GMT, tapi sayang justru hal inilah yang tidak tersosialisasikan ke masyarakat secara umum,sehingga pada tahun 1983 suasana di luar rumah justru sangat lengang karena ketakutan.

GMT pada tahun 2016 ini sangat jauh berbeda kondisinya dengan waktu sebelumnya. Kondisi ini barangkali juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi,diantaranya dengan adanya arus informasi melalui jaringan internet dan banyaknya masyarakat yang mempunyai smartphone untuk mengakses internet guna mendapatkan informasi tentang GMT. Kemunculan GMT pada tahun 2016 ini memang tidak segegap gempita tahun-tahun sebelumnya,namun arahnya yang mulai bergeser seiring dengan hilangnya mitos akibat teknologi serta munculnya pemahaman baru di sebagian rakyat kebanyakan. Pemerintah pada tahun ini justru menyosialisasikan sebagai sarana wisata bagi turis,baik wisnu maupun wisman.

Nampaknya orang tidak lagi merasa asing dengan fenomena GMT,meskipun generasi muda belum pernah mengalami,tetapi dengan adanya jaringan internet yang cukup mudah diakses hingga pelosok desa membuat masyarakat memahami dari sisi sains lebih baik lagi, dan hilanglah segala mitos,mulai dari mitor raksasa penelan matahari sampai ketakutan berlebihan seperti pada tahun 1983, artinya memang ada korelasi antara perkembangan sains dan teknologi dengan pemahaman terhadap fenomena tersebut.

INDONESIA akan mengalami GMT lagi besok pada tahun 2026,dan kita tidak tahu seperti apa teknologi di masa itu. Perkembangan teknologi memang luar biasa cepat,yang dahulu membutuhkan waktu dalam hitungan tahun,kini sudah dalam hitungan bulan. Siapa mengira bahwa pada masanya wartel akan hilang yang dahulu bisa menjadi sumber penghasilan. Siapa yang mengira bahwa handphone sangat murah yang pada masa awal nomornya saja cukup mahal,dan kini bahkan gratis. Apa yang akan terjadi pada GMT tahun 2026 nanti juga akan susah diprediksi bagaimana pengaruh teknologi terhadap pemahaman masyarakatnya. Mudah-mudahan tulisan kecil ini sedikit bermanfaat.

  
******

Karma Iswasta Eka

DOSEN PGSD UMP,peneliti GMT tahun 1983

Mantan Tim MBS DirjenDikti dan UNESCO 2008-2014

APLIKASI BERPENDAPATAN

Kita sudah mengenal aplikasi komunikasi mulai dari Lixx, Wexxxx,Bxx,Wx dan sebagainya,semua aplikasi tersebut memang gratis,tetapi jika ada iklan,semua biaya iklan masuk ke pemilik aplikasi. Kini ada aplikasi baru yang memberikan penghasilan melalui iklan juga,meskipun porsinya kecil dibanding pemilik aplikasi. Intinya kan sebenarnya alat komunikasi. Semua alat komunikasi sah-sah saja digunakan, apalagi gratisan, dan sifat dasar manusia selalu mencari yang gratis. Gratis memang menyenangkan,tetapi tentunya akan lebih menyenangkan jika gratis sekaligus memberikan nilai lebih, misal memberikan pemghasilan juga. Kini ada aplikasi komunikasi baru yang mulai menggebrak pasar dengan membagi sebagian hasil pendapatan iklannya ke pengguna, oleh karena itu apa salahnya dicoba, toh kalau tidak suka bisa di uninstal lagi,seperri kebiasaan kita mencoba aplikasi baru. Aplikasi ini bisa berjalan di android, ios, maupun windows, di martphone maupin PC. Penasaran ? Klik tautan berikut.

Click the link and register, and than install

https://wowapp.com/w/eka2001id/join

SEMUA kembali kepada pengguna,makin aktif menggunakan sebagai alat komunikasi akan makin banyak iklan yang dilihat dan logikanya makin banyak juga dollar yang didapat. SELAMAT MENCOBA,lanjut atau tidak terserah anda.

HYDROPONIK MURAH MERIAH

Selama ini orang sering beranggapan bahwa bercocok tanam dg sistem hydroponik itu mahal. Anggapan orang tersebut memang tidak salah jika menggunakan material baru,dan setingan khusus, tetapi sesungguhnya bisa murah jika menggunakan bahan bekas. Saya sendiri sudah sekitar 4 tahun berhydroponik,mulai yg seting mahal sampai yang murah meriah, dan semua tidak ada kendala, meskipun semua hanya untuk konsumsi pribadi.
Salah satu yang bisa diseting murah meriah adalah menanam kangkung.
Alat dan bahan
1. Kaleng bekas cat tembok
2. Arang sekam+coccopeat.
3. Benihvkangkung
4. Nutrisi
Siapkan kaleng bekas cat,isi dengan arang sekam yang sudah dicampur coccopeat 1:1 hingga 3/4 tinggi kaleng. Basahi media tanam dengan air. Benamkan biji kangkung, sebabyak 10-20 biji untuk kaleng ukuran 5 kg. Gunakan air biasa mulai benih berkecambah sampai umur seminggu, berikutnya 3 hari sekali guyur dengan larutan nutrisi. Kangkung siap petik perdana pada umur 4 minggu. Anda kesulitan nutrisinya? Bisa pesan ke saya di no 082242297777. Selamat mencoba.

image

Tanaman kangkung 21 hari.