DARAH TINGGI DAN STROKE DI USIA MUDA

Sudah cukup lama sebenarnya saya mendengar maupun membaca hasil penelitian bahwa ada kecenderungan penderita darah tinggi dan stroke usia muda meningkat. Hasil penelitian terhadap eksekutif muda di Jakarta (lupa siapa yang meneliti dan kapan dilakukan, yang teringat tahun 2000an awal) banyak yang sudah terkena darah tinggi dan stroke. Kecenderungan ini cukup mengherankan mengingat era 90-an dan sebelumnya darah tinggi identik dengan gangguan kesehatan usia di atas 40 tahun,tapi pada tahun 2000-an justru sudah banyak dijumpai pada usia 30-an, bahkan ada yang usia 20-an. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa sebagian besar diakibatkan pola makan,yaitu sarapan mie instant setiap hari.

Apa yang terjadi pada penelitian tersebut nampaknya ada benarnya karena saya kebetulan mendapatkan cerita yang sama dari seorang tukang pijat. Si pemijat bercerita bahwa dia sering memijat pegawai atau pengusaha muda,yang umurnya baru kisaran 30-an terkena stroke ringan atau darah tinggi. Pasien pijatnyapun rata-rata juga suka makan mie instant tiap harinya. Lalu apa hubungannya mie instant dengan stroke? Bukankah mie instant terbuat dari gandum yang jelas kandungan utamanya karbohidrat dan sedikit protein ? Betul semua alasan itu tetapi ada kelemahan pada mie instant ?.

Kelemahan dari konsumsi mie instan adalah kandungan natriumnya yang tinggi. Natrium yang terkandung dalam mie instan berasal dari garam (NaCl) dan bahan pengembangnya. Bahan pengembang yang umum digunakan adalah natrium tripolifosfat, mencapai 1% dari bobot total mie instan per takaran saji. Menurut seorang ahli gizi klinik, Juniarta Alidjaja, orang yang kebanyakan makan mie instan tanpa diimbangi makanan berserat berpotensi mengalami gangguan kesehatan. Hal ini karena mie mengandung karbohidrat sederhana, lemak, dan kadar natrium tinggi. Misalnya obesitas, kenaikan kadar gula darah, kenaikan tensi tubuh dan lain-lain.

Menurut blog doktersehat.com Natrium memiliki efek yang kurang menguntungkan bagi penderita maag dan tekanan darah. Bagi penderita maag, kandungan natrium yang tinggi akan menetralkan lambung, sehingga lambung akan mensekresi asam yang lebih banyak untuk mencerna makanan. Keadaan asam lambung yang tinggi akan berakibat pada pengikisan dinding lambung dan menyebabkan rasa perih,sedang bagi penderita hipertensi, natrium akan meningkatkan tekanan darah karena ketidakseimbangan antara natrium dan kalium (Na dan K) di dalam darah dan jaringan. Kelemahan lain mie instan adalah tidak dapat dikonsumsi oleh penderita autisme. Hal tersebut disebabkan karena mie instan mengandung gluten, substansi yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita autisme.

Masihkah anda mengkonsumsi mie instant tiap hari ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s