ORANG TERDEKAT KITA BUKAN MANUSIA

Jaman telegraph semua berita penting disampaikan melalui telegram, dan inilah pemberitaan yang paling cepat dibanding pos kilat khusus sekalipun. Masa itu orang pasti terkejut jika mendapat telegram,karena telegram identik dengan berit kematian. Menghilangkan kesan itu kantor pos memunculkan telegram indah untuk ucapan-ucapan khusus seperti lebaran. Pada masa itu interaksi sosial antar manusiamasih sangat dekat,meski tidak kenal sekalipin. Manusia masih mudah menjumpai orang bercakap-cakap di terminal, di stasiun atau bahkan di keretA atau bus meskipun tidaksaling kenal,karena yang paling dekat dengan tempat duduknya dan bisadiajak bercakap-cakap adalah manusia. Sepanjang manusia masih ingin bisa bicara dan tidak ingin duduk membisu tanpa membiarkan mulut tertutup rapat ia akan mengajak bicar sesama manusia.

Jaman kini sudah berubah, orang terdekat bukan lagi sosok manusia. Kita perhatikan sajadi stasiun,di terminal,di kereta, di bus umum, meskipun duduk berdampingan sangat sedikit yang bercakap-cakap dengan sesama manusia. Antar sahabat saja kadang saling membisu apalagia yang tidak kenal sama sekali. Lalu dengan siapa dia bicara dan untuk apa mulutnya tertutup rapat? Karena dia sibuk dengan dunianya sendiri. Orang itu sibuk bercakap-cakap dengan SMARTPHONE. Fungsi smarthphone kini menggantikan kedudukan manusia yang ada disampingnya. Dia sedang bicara, mungkin bahkan bercakap-cakap dengan orAng yang belum pernah bertemu sekalipun,karena dikenal melalui dunia maya,sebaliknya teman di sebelah tempat duduknya justru menjadi orang asing yang seasing-asingnya. Saling bicara hanya seperlunya saja. Sahabat terdekat menjadi sahabat jauh, karena tergantikan oleh smartphone. Sadarkah kita bahwa sesungguhnya kita sedang membuat dunia tersendiri yang lepas dari dunia yang sesungguhnya dengan meninggalkan tradisi lesan manusia.

SAHABAT TERDEKAT KITA KINI BUKAN MANUSIA

LILIN ATAU KUNANG-KUNANG

kunang kunang

lilin-kecil

Ada seseorang menuliskan tentang sebuah perumpaan.  Beliau mengatakan akan menjadi lilin yang rela berkorban bahkan sampai hancur demi menerangi orang lain atau dunia. Seorang guru diharapkannya bisa menjadi sebuah lilin tersebut. Perumpaan tersebut tidak salah,tetapi untuk apa menerangi sekejap kalau kemudian hancur. Bukankah lebih baik menjadi kunang-kunang. Seekor kunang-kunang akan tetap menerangi kegelapan,tetapi  tetap saja hidup,tidak hancur. Cahaya kunang-kunang baru akan padam ketika si kunang-kunang tersebut mati. Artinya dibutuhkan cahaya baru dari kunang-kunang lainnya.Tugas kunang-kunang selesai ketika ajal menjemputnya, dan akan diteruskan oleh generasi berikutnya. Lilin tidak demikian. Lilin makin lama makin habis dan padam, tetapi tidak dapat mewariskan ke generasi berikutnya,kecuali diganti oleh lilin yang baru. Jadi lebih baik LILIN atau KUNANG-KUNANG ?

Tragedi Mina 2

Innalillahi wainnaillaihi rojiun. Tragedi Mina terulang lagi tahun ini. Berdasarkan sumber berita dari Liputan 6 kabar duka datang dari Tanah Suci. Akibat berdesakan, sebanyak 220 jemaah haji dilaporkan wafat, sementara 450 orang lainnya mengalami luka-luka.”Insiden terjadi di Mina, kota tetangga Mekah,” demikian dilaporkan al-Ekhbariya mengutip pernyataan pejabat pertahanan sipil, Kamis (24/9/2015). Kejadian memprihatinkan tersebut terekam kamera video amatir. Yang menunjukkan suasana panik pasca-kejadian. Terlihat para korban terbaring, sementara paramedis berupaya keras menolong jiwa mereka.Juga terekam bagaimana para jemaah yang selamat, berusaha memberi pertolongan juga mendoakan para korban.

Tragedi ini sepertinya mengulang tragedi Mina tahun 1990 dengan kejadian yg sama,hiruk pikuk saat lempar jumrah pada waktu yang dianggap paling baik,yaitu setelah dzuhur. Memang hidup dan mati itu kuasa Allah,demikian juga mereka yang meninggal di Mina. Saat mereka menjadi tamu Allah justru maut menjemputnya. Insha Allah meteka akan menjadi syuhada,mati sahid di bumi Allah,semoga sorga janatun naim menanti mereka,dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapinya.

HIDUP DAN TASBIH

Hidup itu seperti tasbih..Berawal dan berakhir di satu titik Ÿªήğ sama..Bukan tasbih jika hanya satu butir dan bukan hidup jika mempunyai satu dimensi..Kehidupan akan sempurna jika telah melewati serangkaian butiran..suka,duka,bahagia,derita,gagal,sukses,pasang surut..Seperti tasbih Ÿªήğ melingkar,hidup jg begitu..Kemanapun pergi dan berlari tetap pada satu lingkaran takdir ALLAH..DariNYA hidup dimulai n kepadaNYA hidup juga berakhir..Seperti tasbih Ÿªήğ melingkar,hidup jg begitu.Seperti juga fungsi tasbih untuk berdzikir.Kemanapun pergi n berlari tetap pada satu lingkaran takdir ALLAH. dan berdzikir kepada Allah. .DariNYA hidup dimulai dan kepadaNYA hidup juga berakhir.. Selalu perbaiki hidup setiap saat agar selalu bisa untuk berdzikir, karena pekerjaan,rezeki itu hanya sarana untuk bisa memegang tasbih. Memegang tasbih tidak pernah ketat,jadi buat apa memegang rezeki terlalu ketat jika untuk kepentingan zakat infaq dan sodaqoh,karena semua itu sarana untuk mengingatNya. Hiduplah sesuai dengan fungsi dan jalannya tasbih,karena kita pasti kembali pada titik awal sekaligus juga titik akhir.