KRITIK DIRI SENDIRI LEBIH BAIK

KRITIKLAH DIRI SENDIRI SEBELUM KE ORANG LAIN
Seringkali kita begitu mudah mengritik atau menyemooh orang lain. Kritik memang bagaikan obat,terasa pahit namun menyehatkAn. Kritik itu menyakitkan namun justru akan membuat kemajuan,tetapi sudahkah kita melakukan apa yg kita katakan? Contoh sederhana ketika kita katakan seseorang itu pemalas,sudahkan kita tunjukan bahwa kita rajin? Ketika kita katakan seseorang tidak mampu bekerja,sudahkah kita tunjukan bahwa kita mampu bekerja. Ketika kita katakan seseorang tidak mampu mengatasi masalah,sudahkah kita tunjukan bahwa kita selalu bisa mengatasi masalah ? Ketika kita katakan seseorang tidak dapat dipercaya,sudahkah kita tunjukan bahwa kita dapat dipercaya? Orang begitu mudah menyampaikan kritik tapi sering lupa bagaimana solusi dari kritik yang kita lontarkan. orang begitu mudah menyalahkan,tapi lupa bagaimana membetulkannya. Memang lidah tidak bertulang,itu sebabnya begitu mudah bicara tapi sulit menerima kata orang lain. Orang begitu panda bicara jadinya,tapi jadi tidak pandai mendengar. Mari kita sama-sama belajar mengritik yang bertanggung jawab,mengritik tapi juga sudah melakukan yang kita lakukan,jika belum bisa lebih baik diam,itu lebih terhormat.Mari sama-sama belajar mendengar karena kita juga punya telinga,tidak hanya lidah. Belajar dimana
In dalam kondisi apapun,sekecil apapun,itu akan membuat kita menjadi lebih pandai menerima keadaan,mampu melemparkan gagasan tetapi juga mampu mewujudkan. Ketika saya jadi ketua sebuah ormas pernah terjadi seorang anggota yang jadi pengritik ketua sebuah kegiatan karena dianggap tidak becus,tetapi ketika pada sesi berikutnya orang tersebut saya tunjuk jadi ketua ternyata juga tidak berhasil mewujudkan ide dan gagasannya yang dipakai untuk mengritik. Belajar menghargai dalam konsep jawa disebut Tepo slira, jalma tan kena kinira.Semoga bermanfaat. Orang yang menganggap diri paling pintar akan selalu menganggap orang lain salah,tidak pernah mengakui kesalahan sendiri dan tidak mau menghargai orang lain.
Makasar 30 Oktober 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.