MATINYA DEMOKRASI RAKYAT

Indonesia berduka,demokrasi yang mengedepankan pilihan rakyat telah mati. Kematian ini justru terjadi karena dibunuh oleh partai yang mengaku dilahirkan oleh ibu kandung reformasi. Sia-sia perjuangan reformasi ketika apa yang diperjuangkan dan menghasilkan presiden sampai bupati pilihan rakyat pada akhirnya diberangus hanya untuk memuaskan syahwat politik yang mengaku mewakili rakyat,sementara yang diwakili menolak apa yang diputuskan. Artinya pilihan yang katanya beliau yang terhormat justru tidak bisa menjalankan amanah rakyat.
Apa artinya reformasi jika buah reformasi justru dicederai partai yang kini harusnya disebut sebagai anak kandung orde baru,karena mengembalikan pemilihan kepala daerah seperti di jaman orba. Barangkali sudah tidak tepat lagi jika mereka mewakili suara rakyat jika tujuan utamanya memang bukan memperjuangkan kepentingan rakyat,tetapi hanya kepentingan partai belaka.
Lebih mengherankan lagi sebelum ketok palu SBY menyatakan setuju dengan pilkada langsung,kemudian pada saat voting partai yang dipimpinnya justru memilih untuk tidak memilih yang berakibat pada menangnya pilkada melalui DPRD,tetapi SBY menyatakan kekecewaannya setelah pilkada tidak langsung yang mendapat suara terbanyak. Menjadi pertanyaan kemudian ada apa dibalik semua itu. Apakah anggota partai SBY tidak taat lagi pada ketua umumnya yang hampir pensiun dari presiden,ataukan itu sebuah seting untuk pencitraan belaka. Saya masih menunggu apa yang akan dilakukan SBY setelah ini,apakah all out memperjuangkan agar UU Pilkada dibatalkan ataukah hanya mengikuti arus saja. Kalau SBY tidak menghasilkan apa-apa terkait dengan itu barangkali ini menjadi kado terakhir paling buruk di akhir kepemimpinannya, dan barangkali golput menjadi sebuah pilihan atau memilih selain partai reformis palsu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.