MATERI MBS

Materi MBS dapat diunduh di sini,maaf jika sedikit terlambat.

APA & MENGAPA pakem 2 M1-Kebijakan MBS 2 M3-APA & MENGAPA pakem I Manajemen Sekolah

TUGAS UAS SKGJ PGSD Kls Purwokerto

Membuat media belajar yang berkaitan dengan Biologi di SD. Alat dan bahan bebas,makin sulit dan makin kreatif medianya nilai makin tinggi,makin sederhana nilai makin rendah. Topik yang dipilih diambil dari kelas 5 dan kelas 6, bebas.
Dikumpulkan paling lambat tanggal 24 Juni 2014 di ruang saya.
Maaf rencana saya ke kampus untuk ujian,tetapi baru dapat kereta di jakarta yang malam hari,sampai purwokerto terlambat.

Cerita ke satu

Ini alasan kenapa saya memilih harus jujur.
Cerita ini terjadi 4 tahun lalu ketika saya masih mengajar di Sebuah tempat di Cilacap
Suatu ketika selesai mengajar saya bermaksud pulang,tapi di minta masuk ruang sebentar.Di ruang itu ternyata ada sesuatu yang akan diberikan
“Pak ini ada transport untuk bapak”,kata pengelola sambil menyodorkan amplop.
” Saya sudah dapat transport dari universitas” jawab saya sambil mengembalikan amplop panjang itu
” Tidak apa pak,untuk tambahan”, katanya sambil menyodorkan lagi
” Tidak usah”, jawab saya lagi sambil tetap menolak
Tolak menolak atau beri memberi terjadi beberapa kali,sampai akhirnya Pak Pengelola Kelas berkata lagi :” Apa salahnya sih pak tuan rumah melayani tamunya dengan nyangoni untuk pulang”, katanya masih memaksa.
Saya menjawab dengan santai:” Saya kan kesini bukan sebagai tamu,tetapi ngajar,dan transport saya sudah dikasih universitas”.
Si bapak lalu berkata lagi:”Saya tidak enak dengan teman-teman yang memberi amanah pada saya untuk menyerahkan ini pak,ini sudah kesepakatan kawan-kawan”.
” Kalau begitu sampaikan ke kawan-kawan,hargai prinsip saya untuk tidak menerima transport lebih”, saya menjawab dengan tetap tidak menerima amplop tersebut,dan langsung saya pulang meskipun sempat dikejar untuk dipaksa menerimanya. Sejak itu saya dianggap orang yang keras kepala. Salahkah saya jika saya keras yang menurut saya sebuah ketegasan karena mempertahankan prinsip? Saat itu saya berpikir siapa sebenarnya yang benar dan siapa sebenarnya yang salah. Bukankah jika saya menerima sama saja dengan double anggaran karena bunyinya sama,uang transport. Mungkin karena sudut pandang yang berbeda sehingga tidak mencapai kesepakatan tentang kebenaran. Saya memandang jika diterima maka saya telah berbuat tidak amanah terhadap pekerjaan saya,sebaliknya sudut pandang si bapak menganggap itu hal biasa,jadi kebiasaan,kebiasaan salah yang dianggap wajar. Bukannya saya sok suci dengan menolak rezeki,tetapi insya Allah saya akan memeperoleh rezeki yang lebih besar dan lebih barokah di tempat lain jika saya tetap memegang prinsip itu Alhamdulilah pintu rezeki tetap dibukakan di tempat lain oleh Allah swt. Alhamdulillah pula di tanah suci tidak pernah mendapatkan pengalaman yang tidak enak,semua serba enak,serba mudah dan serba dimudahkan. Mana yang akan anda pegang sebagai prinsip jika anda menghadapi hal yang sama dengan saya ? Saya yakin akan berbeda-beda implementasi dan pemikirannya, karena tidak semua dosen juga bersikap seperti saya, tapi apapun yang anda pilih akan menentukan apa yang akan anda dapat di belakang hari nanti.

Seandainya boleh memilih

Seandainya aku boleh memilih antara jadi orang tegas dan orang jujur, maka aku akan memilih jadi orang jujur
karena orang tegas belum tentu jujur,tapi orang jujur pasti tegas,karena dengan kejujuran akan berani menolak untuk berbohong
Seandainya aku disuruh memilih menjadi orang berkemewahan atau orang kesederhanaan
maka aku akan memilih kesederhanaan, karena orang berkemewahan kadang mengada-ada, tapi kesederhaan kadang mempunyai lebih dibanding yang berkemewahan
Jika aku disuruh memilih apa adanya apa citra, maka akan ku memilih apa adanya
karena citra bisa dibentuk dengan kepura-puraan,tetapi apa adanya meski kadang dianggap aneh tapi tidak perlu berpura-pura
Kalau aku disuruh memilih mempunyai kreatifitas apa inisiatif maka aku akan memilih kreatifitas
karena mempunyai inisiatif belum tentu kreatif,tetapi kreatifitas pasti punya inisiatif
Jika aku disuruh memilih pandai bicara atau pandai menulis
maka aku akan memilih pandai menulis,karena pandai bicara belum tentu panda menulis,tapi pandai menulis pasti bisa bicara
dan tulisan akan terjaga dan diingat puluhan bahkan ratusan tahun oleh banyak orang yang bisa membaca,tapi pembicaraan hanya diingat yang mendengar saja dan tidak berlangsung lama
dan Allah sudah memberikan identitas pada ciptaanNya.
(pikiran yang berkecamuk selama jalan-jalan pagi)

20140612-062631-23191330.jpg

PERPECAHAN JANGAN SAMPAI PECAH

Masa kampanye Pilpres sudah dimulai,masing-masing capres dimeriahkan dengan dukung-mendukung oleh pendukung POKOKE, tanpa membandingkan. Kini semua warga bangsa pecah semua, warga NU ada yang ke 1 ada yang ke 2, PKB demikian,PAN tidak jauh beda,Muhammadiyah sami mawon, penguasa media idem dito, GOLKAR nggih mekaten, partai-partai lain tidak ada bedanya,kecuali partai utama pengusung yang tetap solid. Tidak hanya ormas,parpol,kelompok yang sudah mulai terpecah,bahkan dalam lingkungan keluargapun sudah mulai berbeda pilihan. Kakek,nenek,suami istri,anak cucu sudah bisa berbeda-beda pilihan. Jika dukungan diberikan secara membabi buta dan dengan kata HARUS MENANG, justru itu yang mengkhawatirkan. Pilihan boleh beda, tapi jangan sampai perbedaan itu dibawa dalam perpecahan yang sesungguhnya. Perpecahan boleh saja dalam pilihan,tapi jangan sampai PECAH betulan. Oleh karena itu bijaklah dalam bersikap,bijaklah dalam berucap,bijaklah dalam membuat status. Tontonlah teve secara berimbang karena ada yang beritanya membelas capres 1 ada pula capres 2 secara berlebihan. Sering-seringlah juga tonton teve yang pemberitaannya masih berimbang. Surat kabar juga tidak jau beda dengan teve,karena ada yang bos medianya condong ke 1 ada juga yang condong ke 2. Indonesia itu tetap satu,apapun warna kulitnya,apapun baju agamanya,apapun bahasa IBU yang digunakan,benderanya tetap sama,MERAH PUTIH. Mari kita bertoleransi untuk sebuah pilihan yang berbeda,setelah selesai PILPRES,siapapun yang menang kita terima dengan legawa,tidak perlu melampiaskan dengan amarah jika kalah sebaliknya tidak perlu terbawa euphoria berlebihan. KITA JAGA INDONESIA TETAP SATU

BUMI MAKIN PANAS, BUKAN IMPIAN SEMUSIM

 

Suhu udara terasa sangat panas beberapa hari terakhir ini. Panasnya udara yang cukup extreme ini membuat sebagian besar orang merasa terganggu,terutama terkait dengan jam istirahatnya,itulah yang dikeluhkan warga Cilacap. Panasnya udara tidak hanya terasa di Cilacap saja,tetapi hamper seluruh wilayah di Indonesia. Apakah panasnya udara saat ini ada hubungannya dengan bumi yang makin panas ?

Dekade 70-an ada sebuah film yang meledak dengan judul Bumi Makin Panas yang dibintangi oleh Suzana. Keterkenalan film tersebut bukan karena sedang membahas masalah suhu bumi,tetapi karena film genre yang paling panas dan berani. Panasnya suhu bumi itu kini juga sudah sangat terasa di seluruh dunia,termasuk Indonesia, bukan lagi sebuah judul film. Bumi memang makin panas, yang kadang-kadang waktunya lebih lama dibanding panasnya udara pada awal tahun 70-an. Apa penyebab semua itu ? Orang mengenal dengan istilah global warming atau pemanasan global.

Orang mungkin sudah mengenal istilah global warming, tetapi kecenderungan kenaikan yang makin memprihatinkan tidak semua orang mengikutinya. Orang bisa merasakan dampaknya, tapi belum memahami secara menyeluruh bagaimana kenaikan yang terjadi di tahun 2010-an ini,yang censerung extrim dibanding tahun-tahun sebelumnya. Extrimnya suhu bumi ini salah satu penyebabnya adalah meningkatnya karbon dioksida di atmosfer yang jauh lebih tinggi dari perkiraan semula.

Kadar karbon dioksida di atmosfer yang disepakati oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) adalah 450 ppm sampai tahun 2050, dan panel meminta untuk dapat diturunkan sampai batas 350 ppm saja, tetapi kenyataannya pada tahun 2012 saja sudah mencapai 390 ppm rata-rata dunia. Tingginya kadar karbon dioksida di atmosfer ini adalah karena terjadinya peningkatan emisi karbon dioksida yang mencapai 2 ppm per tahunnya. Kenaikan karbon dioksida di atmosfer ini akan berakibat pada kenaikan suhu udara, dan efeknya akan berantai. Berdasarkan data yang dipunyai IPCC diketahui bahwa ada kecenderungan kenaikan kadar karbon dioksida di atmosfer dari tabun ke tahun. Karbon dioksida memang secara alami selalu ada dan dilepaskan ke atmosfer. orang yang sedang tidur saja akan melepaskan 0,3 ppm gas karbon dioksida ke armosfer. Kadar karbon dioksida akan makin tinggi sejalan dengan makin tingginya aktivitas manusia,termasuk diantaranya pembakaran bahan bakar fosil. Gas karbon dioksida secara alami juga akan setimbang jika produksinya setara dengan yang diserap oleh tumbuhan untuk proses foto sintesis, tetapi jika berlebihan akan naik ke atmosfer dan menjadi bagian gas rumah kaca. Sayangnya justru karbon dioksida naik tetapi tumbuhan berkurang banyak.  Gas rumah kaca inilah yang menyebabkan peningkatan suhu udara di bumi.

Berdasarkan informasi dari BMKG suhu udara rata-rata di Cilacap dan sekitarnya kini dapat mencapai 32 derajat celsius,dan itulah yang dirasakan penduduk Cilacap dan kota-kota lainnyadalam bulan ini. Panasnya udara bisa terjadi sebagai akibat dari pergeseran matahari ke arah utara dan saat berada di sekitar katulistiwa sehingga berpengaruh pada suhu yang cukup menyengat. Namun suhu yang extrim seperti sekarang ini bukan karena pergeseran matahari saja, tetapi karena faktor pemanasan global juga.

Negara-negara maju memang memenuhi janji pengurangan emisi gas rumah kaca, tetapi ternyata suhu bumi akan meningkat lebih dari 4 derajat celsius. Tahun 2009, di Kopenhagen, Denmark, dalam Konferensi Perubahan Iklim, disepakati menahan peningkatan suhu 2 derajat Celsius. Upaya itu rupanya belum membuahkan hasil. Kenyataan itu dikemukakan Wakil Presiden Bank Dunia dan Kepala Jaringan Pembangunan Berkelanjutan Rachel Kyte dalam perbincangan dengan wartawan di Jakarta 13 Maret 2013.  Kenaikan suhu bumi tersebut sebagai akibat efek gas rumah kaca yang meningkat.

Gas rumah kaca memang fungsinya secara alamiah untuk menghangatkan bumi, yang jika tidak ada grk suhu bumi dapat mencapai 14 derajat celsius,sedang dengan grk suhu bumi mencapai 27-32 derajat celsius. Komposisi gas rumah kaca terdiri dari uap air,karbon dioksida,methane, nitrogen oksida dan ozon. komposisi grk tidak bersifat tetap,dan perubahan itu diantaranya adalah makin meningkatnya karbon dioksida di atmosfer. Peningkatan karbon dioksida menyebabkan peningkatan suhu bumi,karena sifat GRK yang seperti jaket untuk bumi, makin tebal jaket akan makin panas pula udara yang dirasakan, dan itulah yang dirasakan dalam peningkatan suhu udara.

Dampak peningkatan suhu udara akan terasa di seluruh kawasan dunia; dampak di beberapa kawasan akan lebih parah dari kawasan lainnya. Namun laporan ini menyimpulkan golongan miskin akan merasakan dampak terbesar. Turn Down The Heat merupakan kajian perubahan iklim yang disiapkan untuk Bank Dunia oleh Potsdam Institute for Climate Impact Research (PIK) dan Climate Analytics. Laporan ini menyebutkan, suhu bumi akan meningkat 4 derajat Celsius[1] (4°C) pada akhir abad ini. Salah satu dampak pemanasan bumi adalah gelombang panas yang cukup extrim.

Gelombang panas ekstrim yang tanpa pemanasan global seharusnya terjadi tiap beberapa ratus tahun sekali, tetapi ternyata justru terjadi hampir setiap musim panas di sejumlah kawasan,meskipun dampaknya tidak akan merata. Pemanasan terbesar diperkirakan akan terjadi di daerah daratan berkisar antara 4° C sampai 10° C. Peningkatan suhu sebanyak rata-rata 6° C atau lebih dari rata-rata musim panas bulanan diperkirakan akan terjadi di Mediterania, Afrika Utara, Timur Tengah dan sebagian Amerika Serikat. Indonesia, termasuk Cilacap dan Purwokerto juga merasakan dampak tersebut,jadi tidak sekedar pergeseran matahari saja,tetapi akumulasi antara efek pergeseran matahari dan bumi yang makin panas. Semoga bermanfaat.

 

*******