TARGET TIDAK BERARTI HARUS


WISUDA ITU TARGET TAPI BISA JUGA MELESET.

Banyak mahasiswa bimbingan skripsi minggu-minggu mepet menggunakan metode ngodorisasi,ini karena pengaruh target yg harus tercapai,WISUDA APRIL. Mahasiswa menganggap bahwa wisuda harus April,seolah-olah April itu sudah tercatat di langit-langit rumah,langit-langit kelas,bahkan langit-langit mulut. Mahasiswa memang harus punya target,dan itu semua butuh usaha dan perjuangan, kata ZUKI harus punya semangat, tetapi semangat,usaha dan perjuangan saja tidk cukup. Kadang mahasiswa lupa bahwa semua jalan hidup,susah senangya menempuh perjuangan sudah digariskan,hanya kita semua tida tahu. Doa,itu juga faktor pemicu untuk meraih itu. Jika kita sudah melakukan semuanya namun target belum juga tercapai,jangan kemudian kecewa dan menyalahkan keadaan,bahkan menyalahkan dosen pembimbing. Artinya ketika semua target yang direncanakan tidak tercapai kita tetap harus mensyukuri bahwa hanya sampai batas itulah yang harus kita perjuangkan, dan itulah yang harus kita terima,semua ada penentunya. Oleh karena itu jangan mempunyai konsep HARUS wisuda April, tetap usaha tetapi jangan memaksakan diri agar bisa mendapatkan hasil yang baik,tidak sekedar menulis,dan akhirnya menjadi tulisan yang acak-acakan. Semoga anda bisa merenungkan apa makna harus April dan apa makna harus Oktber, karena yang penting tetap usaha tanpa menggunakan metode ngodorisasi.

TIDAK SELAMANYA ADA DI ATAS

TIDAK SELAMANYA DI ATAS ANGIN DAN TIDAK SELAMANYA DI BAWAH

HARI ini saya teringat kejadian yang sangat pahit 28 tahun yang lalu. Saya kebetulan di SD dari kelas 1 selalu rangking 1sampai lulus ujian. Masuk di SMP alhamdulillah lagi-lagi di kelas 1- kelas 3 juga rangking 1. Menginjak remaja,ketika di SMA pretasi sedikit menurun,paling banter di urutan 5 atau 7. Ketika saya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi antara pilihan perintis I (UI,ITB,UGM,UNAIR), Perintis 2,Perintis 3 (UNSUD,UNS dll) atau Perintis 4 (waktu itu bernama IKIP) cukup bingung juga. Kebanyakan Jika tidak lolos perintis1 orang akan turun ke perguruan tinggi Perintis berikutnya, tetapi alhamdulillah bisa lolos di Perintis 1 (UGM). Masa awal kuliah adalah masa adaptasi,karena banyak orang-orang pinter yang berasal dari seluruh Indonesia berkumpul di sini.Persaingan nilainya memang cukup berat. Semester 1 alhamdulillah hampir semua mata kuliah lulus dengan nilai baik,namun ada satu mata kuliah yang cukup mengejutkan. Saya ingat ya pada tanggal 23-26 (kalau tidak salah ingat) bulannya Januari saya mendapatkan kenyataan bahwa mata kuliah kimia saya dapat E. Cukup kaget,sedih dan bingung juga karena di UGM jika E diperoleh 2 kali maka akan di DO dari UGM. Saya yang selama itu cukup berprestasi ternyata bisa tersandung oleh sebuah mata kuliah saja, oleh karena itu saya harus berjuang di semester 3 agar bisa lolos dari lubang jarum. Alhamdulillah akhirnya lolos juga meskipun nilainya sekedar cukup. Di semester 5,lagi-lagi kenyataan pahit terulang hanya karena saya lebih berat organisasi Pecinta alam dibanding kuliah,yang harusnya ujian justru saya tinggal kegiatan. Akhirnya saya berpikir bahwa itu adalah sebuah pelajaran hidup. Tidak selamanya orang selalu berada di atas angin, tetapi ketika berada di bawah saya juga tidak boleh menjelekkan atau iri kepada teman saya yang nilainya lebih baik,yang biasanya lebih jelek,dan dia adalah sahabat akrab saya yang sering nyontoh saya ketika mengerjakan tugas, dan kebetulan akrab dengan dosen tersebut karena pinter njahit dan sering dimintai tolong oleh anak si dosen. Saya harus bisa menerima kenyataan itu, dan saya harus berprasangka baik memang teman saya sudah belajar lebih giat dibanding saya saat itu, dan akhirnya saya dan teman akrab tersebut lulus bersama-sama,wisuda bersama-sama,dan sekarang sama-sama jadi dosen. Tulisan ini sekedar mengingat apa yang pernah membuat saya terjatuh (saat itu) tepat bulan Januari 28 tahun yang lalu, dan pelajaran itulah yang selalu saya pegang sampai sekarang hingga akhirnya saya bisa keliling Indonesia,dan suatu saat nanti ada masanya juga saya akan berhenti dari kelilingnya,dan itu harus sudah siap sejak dari sekarang. TIDAK SELAMANYA ADA DI ATAS.