PELACURAN DUNIA PENDIDIKAN

PELACURAN DUNIA PENDIDIKAN

Beberapa waktu yang lalu kami kedatangan perwakilan dari alumni sebuah perguruan tinggi yang pokjarnya tersebar di seluruh Indonesia. Perwakilan tersebut menyatakan ingin mengikuti program SKGJ (Program mensarjanakan guru yang belum S1 dengan SK menteri). Ketika kami tanya latar belakangnya ternyata mereka sudah S1, hanya karena semua IPKnya kurang dari 3 sehingga tidak bisa mendaftar menjadi CPNS. Kami melihat tidak ada korelasinya antara program SKGJ dengan keinginan untuk memperbaiki IP,apalagi mereka sudah diwisuda sebagai sarjana, oleh karena itu kami tolak.
Saya cukup kaget ketika menuju ke Pemalang di daerah Randudongkal ada spanduk cukup besar,yang salah satu butirnya menyatakan Pokjar Randudongkal UPBJ Purwokerto menerima mahasiswa baru bagi alumni yang ingin memperbaiki IPKnya. Bagaimana mungkin mereka sudah menjadi sarjana namun masih bisa diterima sebagai mahasiswa lagi hanya sekedar memperbaiki IPK. Kalau ini benar dilaksanakan dan juga diketahui oleh kantor pusatnya apa namanya bukan pelacuran pendidikan. Semua norma akademik ditabrak hanya sekedar untuk menolong para alumni agar bisa mendaftar CPNS, tetapi jika program itu tidak diketahui oleh kantor pusat semoga ada tindakan yang penting dan “layak mendapat apresiasi”. Mau dibawa kemana dunia pendidikan kita,jika para sarjana yang sudah diwisuda bisa diterima sebagai mahasiswa lagi agar bisa memperbaiki IPK,lalu apa gunanya batasan IPK untuk menyaring pendaftar kalau demikian halnya. Semoga tulisan ini menjadi pemikiran pihak yang berwenang.

SIKPD YANG ERROR

Kacaunya pendataan dengan SIKPD

Nampaknya DIKTI tidak siap dengan pendataan Dosen dengan SIKPD. Menjelang hari-hari terakhir bahkan masuk serverpun selalu gagal,setelah sebelumnya sering error. Berapa ribu orang Dosen akan jadi korban dengan sistem yang kacau begini. Dalam sosialisasi dijelaskan bahwa pendataan terakhir tanggal 21 Desember, tetapi jika ribuan dosen seluruh Indonesia masuk bersama-sama ke server terintgrasi jelas akan jebol,yang pada akhirnya selalu gagal. Sudah beberapa hari ini setiap kali mengisi data tidak pernah bisa dilanjutkan karena kegagalan koneksi,hari ini justru gagal masuk server. Dikti tentunya harus meninjau ulang aturan yang akan diberlakukan yang “katanya” dosen yang belum bisa mengisi data dalam sistem akan terdelete, karena kesalahan bukan terletak pada dosen yang malas mengisi data,tetapi justru pada sistem yang dibuat DIKTI sendiri. Dikti mestinya mempertimbangkan pengisian data berdasarkan wilayah yang diatur dengan hari-hari tertentu untuk masing-masing wilayah sehingga tidak terjadi kasus seperti ini. Bisa dibayangkan jika semua dosen seluruh Indonesia membuka web secara bersama-sama,baik pagi,siang,malam maupun dinihari,akan banyak dosen yang gagal masuk dalam sistem. Jangan hanya mempertimbangakan pekerjaan akhir tahun yang harus selesai dengan memaksakan kerja seperti ini, sehingga yang jadi korban bukan hanya dosen,tetapi juga mahasiswa yang terlantar hanya karena ngurusi SIKPD yang error terus. Saya juga minta maaf kepada mahasiswa yang tertunda koreksi email skripsinya karena urusan ini yang juga tidak kunjung selesai

Materi kuliah bagian terakhir (pertemuan 11 s/d 14) adalah keaneka ragaman hayati tumbuhan dan hewan. Materi ini dibagi dalam 2 bagian yaitu kingdom tumbuhan dan kingdom hewan. Silahkan diunduh di sini

Kingdom plantae

Klasifikasi Hewan

Kelas A dan kelas E tugas yang harus dikerjakan minggu kemarin belum dikumpulkan ? Kalau tidak ada nilai tugas kosong