KETAT UNTUK ORANG LAIN LUNAK UNTUK DIRI SENDIRI


PERBEDAAN SUDUT PANDANG.

Suatu sore seorang bapak ngobrol di depan teve sambil nonton pertandingan sepakbola,di atas meja tersedia camilan goreng yang disediakan ratu rumah tangga. Ibu dan anak gadisnya di dapur sedang sibuk mencuci piring yang baru selesai dipakai untuk makan nasi waktu malam bersama-sama.
Bapak dan si anak sedang asyik bercerita soal sepak bolanya,tiba-tiba di belakang terdengar suara yang sangat keras
“Praaaaaaaaaang”..
lalu suasan hening sejenak,dan sia anak memandang si ayah dengan wajah mau bicara sesuatu.
“Ada apa ?’, tanya si bapak.
“Pasti yang memecahkan piring tadi ibu”, kata si anak dengan nada yakin.
“Kok kamu tahu ?”, tanya bapaknya lagi.
” Karena tidak ada suara marah-marah”, kata si anak “kalau yang mecahkan mbak Ais pasti ibu ngomel-ngomel”,lanjut si anak.
Begitulah kita. Kita seringkali memandang persoalan dengan sudut yang berbeda,ketat untuk orang lain tapi lunak untuk diri sendiri. Jika kita ingin dipercaya orang lain dan disegani buatlah aturan yang sama-sama ketatnya baik untuk orang lain maupun diri sendiri. Jika mahasiswa tidak boleh masuk jika terlambat kuliah 10 menit, ya aturan yang sama juga diterapkan untuk diri sendiri,begitu contohnya. Jika kita menuntut orang lain disiplin,ya disiplinkan diri sendiri dulu. Bagaimana mungkin kita meminta orang lain on time jika yang mengundang saja terlambat. Itulah sebabnya mengapa di Indonesia sangat laku keras yang namanya jam karet,bukan sekedar Indonesia penghasil karet dunia saja. Mari kita merenung apa yang telah kita lakukan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.