LUNTURNYA KEMANUSIAAN DAN ETIKA TIMUR

Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa timur yang punya sopan santun,ramah tamah,gotong royong,punya empati yang tinggi dan seabreg kata-kata positif yang lain. Apakah idion tersebut masih berlaku ? Tadi saya sempat berhenti dan menepi di perempatan SAMSAT ketika mendengar ada sirine ambulan yang meminta jalan. Sebagian kecil yang lain menepi tetapi lebih banyak yang tetap cuek saja berhenti di tengah tanpa ada keinginan untuk memberi jalan,bahkan ketika lampu hijau pun tetap serombongan sepeda motor dan mobil tetap berada di tengah di depan ambulan tanpa menepi. Saya jadi ingat cerita beberapa bulan yang lalu yang akhirnya pasien yang dibawa ambulan meninggal karena tidak diberi kesempatan untuk jalan. Sudah demikian parahkah rasa kemanusiaan,empati sebagian warga bangsa ini ? Melihat fenomena tersebut nampaknya idiom bangsa yang santun,ramah dan gotong royongnya tinggi perlu dicabut dari tanah Indonesia,seperti pencabutan sebutan tujuh keajaiban dunia untuk Borobudur karena sudah memprihatinkan lingkungannya. Kondisi seperti itu ternyata juga melanda sebagian kecil mahasiswa PGSD UMP,yang tidak lagi punya kepedulian dan keramah tamahan terhadap orang lain,termasuk dalam menjaga etika berlalu lintas. Jika seorang calon guru SD karakternya saja tidak bisa diteladani bagaimana akan membentuk karakter anak bangsa. Bagi mahasiswa PGSD UMP yang mungkin termasuk dalam sebagian kecil orang seperti itu,marilah kita mulai membentuk karakter diri sejak dini, jadilah TUNTUNAN, bukan TONTONAN. Contoh kecil yang lain misalnya bagaimana mungkin seorang guru mengajarkan merokok itu tidak baik bagi kesehatan (kelas 4) jika sang guru sendiri merokok.

Kita bentuk karakter mulai dari sendiri agar sikap asli bangsa timur dapat dipulihkan lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.