Antara Aku dan Kamu

aku dan kamu
Saya kadang tidak bisa memahami penggunaan kata aku dan saya yang digunakan mahasiswa saat ini. Ketidak pahaman saya adalah apakah mereka tidak diajarkan perbedaan penggunaan kata aku dan saya sejak SD sampai SMA,atau mereka tidak paham,atau tidak pernah memahami atau tidak pernah peduli. Ada perbedaan penggunaan kata saya dan aku,apalagi kamu. Saya digunakan untuk mengatakan diri sendiri ketika berbicara kepada orang lain yang belum begitu kenal,orang yang lebih tua,pimpinan atau sebagai bentuk penghargaan,sebaliknya penggunaan kata aku lebih pada orang yang sudah akrab,meski berbeda usia atau teman sebaya. Pengunaan kata anda lebih sopan jika digunakan untuk menyebut orang lain,apalagi orang yang belum begitu kenal,orang tua atau pimpinan,dibanding menggunakan kata kamu. Kata saya,aku,kamu dan anda ini nampaknya banyak tidak dipahami oleh sebagian besar mahasiswa kita. Saya tidak tahu letak kesalahannya dimana. Berikut contoh SMS yang ditujukan kepada saya; “Maaf pak,aku mau daftar ujian hari jmt pak Harmianto ada enggak” Ini hanya satu contoh,dan saya sering mendapatkan sms yang nadanya sama dalam hal penggunaan kata aku . Adalah aneh jika mahasiswa tiba-tiba kirim sms tanpa menyebutkan jati dirinya siapa,dan juga tanpa pembuka sama sekali. Apakah dipikir semua nomor mahasiswa disimpan oleh dosen,tentu saja tidak. Oleh karena itu gunakan etika yang baik,termasuk dalam bersms. Perhatikan penggunaan huruf  kapital dan tidak,kedua huruf ini punya makna yang berbeda. Pengunaan huruf kapital semua artinya nada marah,oleh karena itu gunakan kapital jika perlu,misal menggabungkan kapital dan huruf kecil.Ini juga perlu saya samapaikan karena saya juga pernah mendapatkan sms dengan huruf KAPITAL semua. SMS itu juga seperti saat kita bercakap-cakap ada etika yang harus dipahami, termasuk penggunaan singkatan,yang kadang tidak dipahami yg mendapat sms,sehingga harus beripikir lama-lama untuk menafsirkannya. Selamat berAku,Saya,Kamu dan Anda

(ilustrasi gambar diambil dari Orange Float)

DASAR TEORI KDI 2

Setiap selesai melakukan kegiatan perkuliahan selalu saya unggah dasar teori yang berhubungan dengan permainana yang sudah dilakukan. Berikut ini saya urutkan mater dasar teori mulai pertemuan awal untuk memudahkan anda mempelajari. Materi ini sebagai dasar untuk mengerjakan UAS. Selamat belajar dan semoga dapat nilai terbaik.

UTS-pertemuan ke 3 Teori

UTS-pertemuan ke 4 teori

UTS-pertemuan ke 5 teori

UTS-pertemuan ke 6 Teori

MENDIDIK DENGAN KREATIVITAS

  Kreativitas,itulah kunci utama seseorang berjiwa enterpreunership,oleh karena itu paradigma pembelajaran sekarang ini perlu diubah.Mendidik anak itu bukan seperti memberi makan anak kecil,menyuapi. Paradigma 21 adalah bagaimana menumbuh kembangkan kreativitas peserta didik. Guru sudah saatnya meninggalkan pembelajaran dengan cara ceramah yang monoton.Jaman sekarang adalah jaman arus informasi,dan informasi bisa didapat dari mana saja,kapan saja,lewat media apa saja,bahkan anak SD sekalipun,apalagi mahasiswa.Sudah saatnya anak mengali informasi sendiri untuk menumbuhkan kreativitas,bukan guru yang memberikan informasi. Pembelajaran harus dikembangkan pada posisi agar anak mencari tahu, bukan diberi tahu. Tidak tepat juga jika mahasiswa mengidolakan dosen dalam hal cara mengajar,bahkan cara bicara,gaya dan gesture ditiru ketika ia mengajar di SD karena di pandang sang dosen sangat bagus dalam memberi kulah dengan ceramah. Pada akhirnya mahasiswa juga akan mengjar dengan cara ceramah,itu tidak menumbuhkan kreativitas. Biarkan mahasiwa mencari tahu sendiri mengapa bisa terjadi,mengapa demikian,kok bisa ya,dan peran dosen/guru hanya sebagai penjelas saja. Dengan kreativitas maka anak akan diarahkan untuk mampu merumuskan masalah. model pendekatan seperti ini adalah melatih anak untuk selali bertanya,bukan sekedar mengiakan. MARILAH KITA DIDIK ANAK BANGSA MENJADI ORANG YANG KREATIF DAN CERDAS MENANGKAP PELUANG.

MAKANAN LOKAL DAN IMPORT

  Makanan-makanan import dewasa ini banyak memanjakan lidah bangsa ini dan menggusur makanan lokal Generasi muda lebih akrab dengan kentucky fried chicken dibanding ayam goreng mbok berek. Mereka juga lebih akrab dengan puff corn yang sama saja dengan brondong. Mungkin kita bisa menanyakan berapa banyak generasi muda kenal dengan makanan yg namanya ciwel,gatot, growol,complung, atau yg mulai hilang seperti irut,ganyong, yakin lebih banyak yang tidak kenal. Makanan yang menyerbu kalangan muda adalah makanan2 siap saji. Apa bedanya criping dengan Q-tela ? Tidak ada, yang beda adalah kemasan dan tambahan pengawet pada Q. Apa bedanya mie ramen chicken dengan mi ayam ? tidak ada. Mie ramen yang berasal dati Jepang memang sedang ngetrend saat ini. Saya mencoba mencicipi mie ramen di tempat yang laris manis, eh ternyata tetap lebih enak mie jawa sor waru,baik dari segi rasa dan aroma, Lagi-lagi kekalahan mie jawa dengan mie jepang dari segi kemasan dan tempat jualan. Jadi kenapa memilih makanan import kalau lebih enak mie lokal? Lain soal kalau hanya sekedar gengsi dan ngikuti trend

MAKANAN LOKAL DAN IMPORT

  Makanan-makanan import dewasa ini banyak memanjakan lidah bangsa ini dan menggusur makanan lokal Generasi muda lebih akrab dengan kentucky fried chicken dibanding ayam goreng mbok berek. Mereka juga lebih akrab dengan puff corn yang sama saja dengan brondong. Mungkin kita bisa menanyakan berapa banyak generasi muda kenal dengan makanan yg namanya ciwel,gatot, growol,complung, atau yg mulai hilang seperti irut,ganyong, yakin lebih banyak yang tidak kenal. Makanan yang menyerbu kalangan muda adalah makanan2 siap saji. Apa bedanya criping dengan Q-tela ? Tidak ada, yang beda adalah kemasan dan tambahan pengawet pada Q. Apa bedanya mie ramen chicken dengan mi ayam ? tidak ada. Mie ramen yang berasal dati Jepang memang sedang ngetrend saat ini. Saya mencoba mencicipi mie ramen di tempat yang laris manis, eh ternyata tetap lebih enak mie jawa sor waru,baik dari segi rasa dan aroma, Lagi-lagi kekalahan mie jawa dengan mie jepang dari segi kemasan dan tempat jualan. Jadi kenapa memilih makanan import kalau lebih enak mie lokal? Lain soal kalau hanya sekedar gengsi dan ngikuti trend

NIKMAT YANG DIDUSTAKAN

 SYUKURI NIKMAT YANG ADA.

Kemarin di perempatan jalan menuju parangtritis Yogya ada peminta-minta berkursi roda tertabrak mobil hingga terjungkal. orang-orang di sekitar bukannya menolong malah mencucapkan kapokmu kapan kowe. Saya semula bertanya-tanya knapa tidak ada rasa empaty sama sekali,ternyata si pengemis tersebut pada dasarnya sehat wal afiat,hanya pura-pura saja pakai kursi roda. Saya jadi ingat cerita beberapa tahun yg lalu. Orang sehat yang berpura-pura buta di Cilacap akhirnya buta sungguhan,lalu pengemis di kereta api dari Kroya yang pura-pura jalan dengan kaki diseret akhirnya terjadi juga. Cerita lain ada seorang teman yang kalu dipinjami sesuatu atau diminta sumbangan selalu menjawab tidak punya,sampai akhirnya karena masalah kesehatan sampai tidak berpunya lagi. Inti pelajaran hidup ini adalah jika kita diberi nikmat ole Allah,nikmat apapun jangan pernah menghilangkannya, mungkin kita bisa melihat pada diri kita sendiri. Jika kita sering memberi sesuatu pada orang lain dengan ikhlas karena memang harus membantu tapi dibilang tidak pernah membantu rasanya tidak nyaman juga,dan akhirnya kita putuskan tidak membantu sama sekali itu lebih baik. Ingat firman Allah, nikmat Tuhan manakah yang engkau dustakan? Apapun kondisi kita sebaiknya kita mensyukuri dengan menggunakan sebaik mungkin, tanpa ada upaya meniadakannya. Nikmat apapun,apakah itu nikmat sehat,nikmat sakit,atau yang lain-lain,perlu kita syukuri,bersyukur dalam segala bentuknya,termasuk nikmat rezeki,sisihkan hak orang lain,sekecil apapapun dan dari manapun rezeki itu,paling tidak 2.5 pct dari yang kita terima wajib kita tunaikan,dan tambah yang lain sebagai shodaqoh. Kita saja wajibnya makan nasi,sering juga ditambah ang lain,kenapa tidak dilakukan untuk rezeki kita.
@Bandara Adisucipto

Cinta dan Pecinta

mawar pelangiJam yang ada di pergelangan tangan masih jam 2 dini hari,tapi sesungguhnya jam 3 waktu Kupang. Jam percintaan seseorangpun sesungguhnya mirip dengan perbedaan waktu dalam jam. Ketika seorang pecinta dan yang dicinta dan hidup dalam rumah tangga mulai muncul ketidak cocokan seperti orang yang tinggal di daerah jam yang lebih awal tetapi pergi ke daerah yang lebih akhir,rasanya lama banget, demikian pula sebaliknya. Orang yang selalu harmonis dalam rumah tangga rasanya baru kemarin muncul rasanya cinta,padahal sudah lebih dari itu. Ini ingin saya tulis bagi anda yang sedang galau,baik yang sedang menunggu,sudah tidak menunggu maupun yang baru mengawali.Dimanakah sebenarnya cinta? Cinta tidak dimana-mana,tapi tidak akan kemana-mana. Orang yang mencari cinta mungkin akan bisa dengan mudah mendapatkannya,tetapi belum tentu dapat jodohnya. Cinta itu mudah,tapi jodoh susah ditebak,tapi jika engkau menunggu jodohmu, Allah sudah menuliskannya dalam catatan sejarahmu,hanya kita tidak tahu siapa,dimana ketemu dan bagaimana ketemunya,semua rahasia Allah,manusia hanya harus mencoba dan berusaha menemukannya. Anda mungkin sudah pacaran dan semua yang ada dalam diri pacar dipandang sangat indah,tapi itu belum tentu jodohmu, bisa saja dalam hitungan jam bubar dan ternyata jodoh yang akan menikah denganmu orang yang tidak terduga. Itulah sebabnya saya tidak mengijinkan di halaman persembahan skripsi dituliskan nama pacar, karena tidak jaminan setelah wisuda menikah dengan orang yang ditulis dalam halaman persembahan. Percalah kepada Sang pembolak balik pikiran, Sang maha Pecinta,bahwa semakin dikejar cinta,semakin penasaran dengan cinta,semakin galau dengan urusan cinta,semakin mudah mendapatkan cinta semakin mudah pula kita kecewa. Hidup berumah tangga tidak cukup hanya dengan cinta. Cinta tanpa saling pengertian akan sia-sia karena pernikahan menyatukan 2 keluarga yang berbeda,sementara percintaan hanya menyatukan 2 pasang Pikiran (saya tidak akan pernah menyebut hati,karena hati berfungsi untuk metabolisme) yang berbeda,dan orang yang baru jatuh cinta dan hanya berpikir tentang cinta akan menyebabkan pikiran jadi irasional, tetapi orang yang berpikir bukan hanya sekedar soal cinta maka akan berpikir realistis. Anda akan menjadi pecinta atau menemukan jodoh,hanya waktu yang akan berbicara,karena TAK KAN LARI GUNUNG DIKEJAR, Cinta sejati hanya milik Allah,karena baik yang kafir atau fakir Allah tetap mencintainya,berbeda dengan kita,cinta kita bersifat memilih.Jangan jatuh cinta karena lahiriah karena itu bersifat semu,cintailah apa adanya lahiriah dan batiniah,sifat dan perilakunya maka anda akan hidup dan dihidupkan dengan cinta,dalam bahasa Islam jika ada 4 hal karena cinta,pilihlah yang terkahir,karena keimanannya, tetapi cinta juga harus realistis,bibit bebet bobot orang jawa mengatakan. Jika anda penderita diabet misalnya,dan anda tetap jatuh cinta pada wanita cantik tapi juga diabet itu namanya cinta membabi buta,karena cinta juga harus memikirkan keturunan. Cinta bukan sekedar perasaan,cinta juga harus rasional.Ambil keputusanmu soal cinta,anda menunggu sesungguhnya anda juga sedang ditunggu dan bagi yang sedang berpacaran anda hanya ingin memastikan.

Tugas Mandiri PGPAUD

Kuliah minggu ini dilakukan di rumah karena berkaitan dengan kebutuhan tempat dan ruang,seperti kebutuan ruang agak gelap dan penghitungan waktu/jam yang harus dilakukan setiap jam. Hasiltugas dikumpulkan di kampus pada saat jam kuliah. Tugas yang dapat dilakukan di kampus dapat diteruskan pada saat jam kuliah,dikumpulkan pada asisten seperti biasa

File Tugas Mandiri PGPAUD  pertemuan ke 8 mandiri di rumah

MENGHARGAI Wktu

  MATAHARI SELALU SETIA UNTUK HADIR

Kita sering melupakan satu hal, yaitu dalam hal waktu. Apa yang kita janjikan dengan waktu kadang tidak kita tepati,padahal matahari selalu setia hadir sesuai dengan waktunya,demikian j’ga dengan tanaman ketepeng. Dia akan membukakan daun pada waktunya,tetapi juga akan menutupkan daun pada waktunya. Dalam ilmu pengetahuan itu disebut dengan biological o’clock. Manusia sesungguhnya juga diatur oleh itu,tapi manusia juga sering menghilangkannya. Jika alam sudah mengatur dengan baik,kenapa kita mengabaikannya. Jika kita berjanji dengan waktu kenapa kita sering tidak menepatinya. Marilah kita mencoba untuk selalu menghargai waktu,seperti matahari,seperti bulan,dan juga seperti tanaman ketepeng. Menepati waktu itu bukan selagi bisa,tetapi sebisa mungkin. Allah saja mengingatkan manusia dengan ayatnya,demi waktu. Hanya orang-orang yang akan merugilah yang tidak pernah bisa menepati waktu. Jika kita ingin dihargai dengan nilai lebih,tepatilah waktu,maka kita akan mendapatkan sesuatu yang mungkin tidak kita duga sebelumnya,karena orang juga akan menghargai kita seperti menghargai waktu. Orang yang bisa menghargai waktu,keterlambatan 10 menit itu sudah sangat terlambat,apalagi sampai 30 menit.